Tripatra-Pupuk Kaltim, Revamping Pabrik Supaya Lebih Ramah Lingkungan

marketeers article
TRIPATRA-Pupuk Kaltim, Revamping Pabrik Supaya Lebih Ramah Lingkungan. (TRIPATRA)

PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra), penyedia solusi rekayasa teknik di Indonesia, telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) untuk memulai proses pembaruan Pabrik Amonia-2, pabrik tertua yang telah beroperasi sejak 1984.

Kemitraan ini dimulai dengan pemasangan tiang pancang perdana (first piling) di Bontang, Kalimantan Timur, serta penandatanganan komitmen keselamatan (Safety Commitment Ceremony). Pemasangan tiang pancang perdana ini disaksikan langsung oleh President Director & CEO Tripatra Raymond Naldi Rasfuldi bersama dengan Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo.

Proyek ini merupakan upaya TRIPATRA untuk mendukung Pupuk Kaltim dalam memperbarui pabrik tertua mereka, sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan mandat pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060 dan menciptakan industri yang lebih hijau.

BACA JUGA: Strategi Pupuk Indonesia dan Snowflake Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Data

Raymond Naldi Rasfuldi, President Director & CEO Tripatra menjelaskan pihaknya sangat bersyukur dan merasa terhormat karena telah diberikan kesempatan dan kepercayaan oleh Pupuk Kaltim dan Pupuk Indonesia melalui proyek Pembaruan Pabrik Amonia-2 ini.

“Dengan pemasangan tiang pancang perdana ini, proyek ini telah memasuki tahap eksekusi. Semua perencanaan telah selesai, dan sekarang kami mulai melaksanakan proses pembangunan. Dalam pelaksanaannya, kami selalu menerapkan standar keamanan tertinggi untuk menjamin keselamatan semua pihak yang terlibat dalam proyek ini,” kata Raymond dalam laporannya, Jumat (17/5/2024).

Setelah proses revamping selesai, Pabrik Amonia-2 diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi gas, yang akan berdampak pada penurunan emisi CO2. Selain itu, pabrik ini diproyeksikan akan menurunkan konsumsi energi sebesar 4 MMBtu/ton amonia, yang setara dengan penurunan emisi sebesar 110.000 ton CO2 per tahun.

Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri, TRIPATRA terus bertransformasi dan beradaptasi untuk menyediakan berbagai solusi berbasis rekayasa teknik.

BACA JUGA: Ini Cara Pupuk Indonesia Permudah Akses Petani Dapatkan Pupuk

Tripatra juga telah mengembangkan beberapa unit bisnis baru, seperti solusi aset yang berfokus pada pemeliharaan dan peningkatan produktivitas fasilitas, serta solusi pengadaan yang menjadikan perusahaan sebagai mitra terpercaya dalam hal pengadaan sumber daya dan material untuk pengembangan proyek.

Kerja sama ini tidak hanya menunjukkan komitmen Tripatra dan Pupuk Kaltim dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga mempertegas peran mereka dalam industri yang terus berkembang. Melalui proyek ini, Tripatra dan Pupuk Kaltim berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam mencapai target lingkungan dan menciptakan industri yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS