TSMC Mulai Produksi Massal Chip 3nm di Taiwan

marketeers article
Ilustrasi chip. (FOTO: 123rf)

Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Ltd (TSMC), produsen chip terkemuka dunia memulai produksi massal chip tercanggihnya di Taiwan bagian selatan. Perusahaan memastikan akan terus memperluas kapasitas produksi untuk chip terbaru di lokasi tersebut.

Dilansir dari Reuters, Jumat (30/12/2022), produksi massal chip dengan teknologi 3 nanometer (3nm) telah dinantikan berbagai perusahaan teknologi. Belum lama ini, TSMC juga menggelontorkan investasi untuk membangun pabrik di luar negeri.

BACA JUGA: Pabrik Baru Arizona, TSMC Perkirakan Kantongi Pendapatan US$ 10 Miliar

TSMC memiliki posisi dominan sebagai produsen chip canggih yang digunakan dalam teknologi di ponsel hingga jet tempur.

“TSMC mempertahankan kepemimpinan teknologinya sambil berinvestasi secara signifikan di Taiwan, terus berinvestasi untuk keberlanjutan lingkungan,” kata Mark Liu, Chairman TSMC.

Liu mengatakan permintaan untuk chip 3n perusahaan sudah sangat besar. Chip itu ditenagai dengan teknologi baru, termasuk 5G dan produk komputasi berkinerja tinggi.

BACA JUGA: Bangun Pabrik Baru di Arizona, TSMC Akan Produksi Chip 3nm

Awal bulan ini, TSMC berkomitmen meningkatkan sebanyak tiga kali dari rencana investasi awal untuk pabrik barunya di Arizona, Amerika Serikat (AS) menjadi US$ 40 miliar. Jumlah itu menjadi salah satu di antara investasi asing terbesar dalam sejarah AS.

TSMC yang menyuplai chip untuk Apple dan Nvidia Corp dan produsen teknologi besar lainnya ini berencana juga membangun pabrik baru di Jepang. Saat ini, TSMC juga sudah memasuki tahap awal untuk meninjau potensi ekspansi ke Jerman.

Ada kekhawatiran ekspansi TSMC di sejumlah negara sebagai investasi asing akan mengubah posisi kunci Taiwan sebagai negara yang memproduksi chip. Namun, Liu menilai apa yang dilakukan TSMC adalah tindakan nyata untuk mengembangkan teknologi canggih dan memperluas kapasitas di Taiwan.

Pemerintah Taiwan telah menepis kekhawatiran bahwa negara yang dikenal sebagai Republik Tiongkok itu tak lagi disebut sebagai negara industri chip. Taiwan memastikan negaranya tetap menjadi produsen semikonduktor utama dan chip paling canggih di dunia.

Sementara itu, Liu menilai jika produksi massal chip dengan fabrikasi 3nm sukses, akan menciptakan produk akhir dengan nilai pasar US$ 1,5 triliun dalam waktu lima tahun. TSMC juga tengah melanjutkan pengembangan untuk membangun pabrik chip 2nm generasi berikutnya.

Bila tidak ada aral melintang, produksi chip terbaru akan diproduksi di Taiwan bagian utara dan tengah. TSMC telah berulang kali berkomentar basis produksi chip akan terpusat di Taiwan.

Related

award
SPSAwArDS