Hati-Hati! Unggahan Foto Liburan Anda di Medsos Hanya Buat Orang Lain Iri

marketeers article
41818453 happy smiling couple kissing and taking selfie photo in front of eiffel tower in paris while traveling across france

Media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan Snapchat merupakan salah satu sumber inspirasi bagi setiap penggunanya dalam menentukan destinasi untuk pergi berlibur.

Tapi, ternyata berdasarkan riset yang dilakukan oleh OnePoll dan Travelex terhadap masyarakat Amerika Serikat ditemukan fakta bahwa deretan foto-foto liburan yang diunggah di media sosial bertujuan untuk membuat orang lain iri.

Sebanyak 36% dari 2.000 responden riset tersebut mengakui bahwa foto yang mereka unggah untuk meyakinkan orang bahwa hidup mereka enak. Sementara sebanyak 14% responden mengakui bahwa amatlah penting mengunggah foto liburan untuk ‘memberi tahu’ kepada followers mereka bahwa hidup mereka sempurna.

Dan niatan ini pun diterima oleh para pengguna yang melihat foto liburan tersebut. Mereka merasa iri atas apa yang telah mereka lihat dan berdampak pada rata-rata orang Amerika untuk melihat harga tiket pesawat.

Setidaknya seminggu sekali mereka memastikan apakah ada harga tiket pesawat yang sesuai dengan dompet mereka. Tentunya dengan harapan mereka pun bisa liburan, mengambil foto selfie terbaik, mengunggah di media sosial, dan membuat orang lain iri juga.

Durasi yang dihabiskan oleh orang Amerika dalam memikirkan kapan dan destinasi mana yang akan dituju ketika akan berwisata mencapai 113 jam setiap tahunnya. 113 jam setara dengan dua minggu jam kerja normal. Bayangkan selama 113 jam orang Amerika hanya memikirkan liburan.

Dalam riset tersebut juga dicantumkan bahwa setidaknya rata-rata mereka dalam sehari melihat dua foto liburan, atau sebanyak 841 foto dalam satu tahun.

Meskipun media sosial adalah pelaku utama dari temuan ini, nyatanya perasaan bosan akan rutinitas sehari-hari masih menjadi kontributor nomor satu dalam hal orang ingin pergi berwisata. Sebanyak 58% responden dari riset tersebut menilai bahwa mereka ingin pergi berwisata untuk menghilangkan rasa jenuh dan bosan mereka.

Nah, kira-kira apakah di foto-foto liburan di media sosial juga bikin orang Indonesia iri?

Editor: Sigit Kurniawan

Related

award
SPSAwArDS