Government & Public Services

Uni Eropa Siapkan Dana 300 Juta Euro untuk Tangani Masalah Kelautan

Uni Eropa siap sediakan dana sebesar 300 juta euro terkait masalah lingkungan laut. Setidaknya pada ajang Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Nusa Dua, Bali, Uni Eropa membuat 23 komitmen baru.

Pendanaan sebesar 300 juta euro ini nantinya akan digunakan untuk beragam program, seperti penanganan sampah plastik, mendorong ekonomi biru berkelanjutan, serta meningkatkan kegiatan riset dan pengawasan kelautan. “Melalui 23 komitmen ini Uni Eropa terus melanjutkan upaya manajemen kelautan yang berkelanjutan untuk memastikan keamanan dan kebersihannya,” ujar Wakil Presiden Uni Eropa Federica Mogherini.

Baginya upaya penanggulangan masalah kelautan harus diikuti oleh kerjasama dan kolaborasi antar bangsa. Selain itu, ia juga mengupayakan adanya konsistensi baik di dalam dan luar negara-negara Uni Eropa.

Terkait pendanaan, Uni Eropa mengalokasikan sebesar 100 juta euro untuk penelitian dan pengembangan untuk penanganan sampah plastik. Sebanyak 82 juta euro juga akan dialokasikan untuk kegiatan riset kelautan, termasuk kajian akan ekosistem, pemetaan, dan pengembangan sistem laut.

Selama ini, Uni Eropa juga terlibat aktif dalam program lingkungan Persatuan Bangsa-Bangsa dan mitra internasional lainnya dalam membentuk koalisi akuarium untuk memerangi sampah-sampah plastik.

Uni Eropa menggolontorkan dana sebesar sembilan juta euro untuk penanganan sampah palstik di kawasan Asia Tenggara, khususnya di laut CHina, Indonesia, Jepang, Filipina, Singapura, Thailand, dan vietnam. Sebagai catatan, saat ini sebesar 10% dari kawasan laut Eropa secara khusus telah dijadikan sebagai kawasan perlindungan laut.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top