Consumer Goods

Unilever dan Shopee Ajak Konsumen Jalankan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Sumber: 123RF

Konsumen kini semakin peduli dengan apa yang mereka konsumsi. Mereka cenderung mempertimbangkan dampak lebih luas dari produk yang mereka pakai, tidak lagi hanya memikirkan kegunaan produk untuk diri sendiri. Pertimbangan itu biasanya tidak lepas dari dampak sosial dan lingkungan yang dimiliki sebuah produk.

Hal ini didorong dengan isu sosial dan lingkungan yang berkembang di tengah konsumen. Riset dari Kantar pada tahun 2020 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah konsumen yang lebih peduli dengan lingkungan. Mencapai 112% di Indonesia.

Sejumlah pertimbangan menjadi cara pada konsumen ini memilih produk yang akan dibeli. Dengan 85% konsumen yang mulai mengadopsi kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, 74% konsumen cenderung memilih merek yang memiliki kepedulian sosial.

“Data tersebut mempelihatkan bahwa konsumen di Indonesia mulai teliti dalam memilih produk, namun fakta lapangan yang dikumpulkan Unilever menunjukkan masih banyak konsumen yang kesulitan untuk memulai aksi ramah lingkungan lewat konsumsi yang lebih selektif,” tutur Kevin Stefano, Head of Homecare Ecommerce Unilever Indonesia.

Dalam mendorong gaya hidup ramah lingkungan, Unilever menggandeng Shopee untuk mengedukasi konsumen daringnya dalam melakukan konsumsi yang bertanggung jawab. Melalui inisiatif bertajuk Rumah Bersih, Indonesia Lestari, Unilever dan Shopee mengedukasi konsumennya agar semakin cerdas dalam berbelanja.

Setidaknya ada empat hal yang ditanamkan Unilever dalam memilih produk. Di antaranya memperhatikan sumber bahan baku, melihat manfaat sosial yang diberikan produk, memastikan produk mendukung pelestarian lingkungan dalam upaya produksi, distribusi, dan after sales-nyaserta tujuan atau purpose dari produk tersebut.

“Inisiatif-inisiatif di atas telah dilakukan Unilever sejak lama. Kami telah menghadirkan inovasi ramah lingkungans seperti penggunaan bahan baku ramah lingkungan, melakukan program daur ulang plastik kemasan, hingga produk dengan dampak sosial seperti Sahaja dan program kebersihan masjidnya,” tambah Kevin.

Kerja sama antara Unilever dan Shopee digadang-gadang menjadi cara perusahaan FMCG global ini untuk memperluas dampaknya. Melalui program Rumah Bersih, Indonesia Lestari, Unilever akan menjadikan Shopee sebagai marketplace untuk mendapatkan inovasi produk ramah lingkungan dari Unilever. Hal ini diwujudkan dengan laman khusus dengan nama yang sama untuk memastikan pengguna Shopee bisa lebih mudah melakukan konsumsi dengan lebih bertanggung jawab.

“Selain itu, inisiatif ini juga dibarengi dengan konten edukasi dan aksi nyata. Contohnya adalah program donasi paket kebersihan ke masjid di seluruh Indonesia yang didapatkan dari 2,5% total penjualan Sahaja di Shopee. Sehingga, konsumen bisa melakukan langsung dampak-dampak sosial tersebut,” tutup Kevin.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top