Finance

Upaya BNI Membantu UKM Hadapi Tantangan

Artajasa Webinar 1

Berdasarkan data makro ekonomi di lima bulan pertama tahun 2021, ada optimisme dengan indikasi pemulihan ekonomi nasional yang hadir. Industri mulai berkembang yang dilihat dari meningkatnya angka PMI manufaktur sekitar 55,3% sejak Januari hingga Mei 2021, serta didukung oleh peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bank Indonesia.

Begitupun pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang telah memberikan kontribusi pada PDB nasional sebesar 61,1% dan menyerap 89,2% tenaga kerja berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah tahun 2021. Hal ini bukti bahwa UKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia.

Sejalan dengan pengalaman BNI dalam mengelola UKM, Muhammad Iqbal, Direktur Bisnis UMKM BNI (Persero) Tbk menyampaikan beberapa tantangan utama yang dihadapi UKM antara lain kesulitan dalam mengakses permodalan, melakukan transaksi, akses pasar, serta mengakses teknologi dan informasi. Menurutnya, pada tantangan dalam mengakses permodalan ini banyak bank yang masih belum menunjukkan minatnya mendukung penyediaan kredit untuk UKM. 

“Disinilah peran BNI terus memposisikan diri sebagai salah satu bank yang mendukung perkembangan UKM. Bisa dilihat dari peningkatan total kredit di setiap tahunnya dan dalam menunjukan respon terkait regulasi pemerintah untuk meningkatkan porsi pendanaan UKM menjadi 30% di tahun 2024,” ungkap Iqbal pada Artajasa Webinar 1 Rabu, (28/07/2021).

Ia menjelaskan dalam membantu pelaku UKM menjawab tantangan yang dihadapi, BNI turut melakukan pendekatan guna mendobrak stigma masyarakat dimana perbankan hanya berperan kepada sektor pembiayaan. “Kami mengutamakan pendekatan pendampingan dan pelatihan sebelum melakukan pembiayaan,” tambah Iqbal.

Sementara terkait kesulitan dalam melakukan transaksi dan akses pasar, ia menyampaikan banyak pihak sudah  mendorong adopsi untuk pelaku UKM melakukan transaksi go modern, terlebih di masa pandemi ini. “Sebagai sektor perbankan, kami mendorong transaksi cashless sehingga peluang yang bisa ditangkap oleh pelaku UKM lebih banyak. Dimana apabila transaksi yang bisa diakses pelanggan flexible, UKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas”, ujar Iqbal.

Lalu dalam menghadapi tantangan para pelaku UKM dalam mengakses teknologi dan digital, BNI memainkan peran penting dalam ekosistem dengan menyediakan solusi holistik yang komperhensif dan terintegrasi melalui platform.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top