Upaya Dominasi Pasar Motor Listrik, United E-Motor Tawarkan IPO

marketeers article
Upaya Dominasi Pasar Motor Listrik, United E-Motor Tawarkan IPO. (Dok. United E-Motor)

United E-Motor, yang merupakan bagian dari PT Terang Dunia Internusa Tbk (TDI), mengejar ambisi untuk mendominasi pasar motor listrik di Indonesia pada awal 2024.

Motivasi ini muncul seiring dengan peningkatan signifikan dalam penjualan E-Motor pada tahun 2023, didorong oleh insentif pemerintah sebesar Rp 7 juta untuk setiap pembelian motor listrik.

Dalam upayanya untuk memperluas pangsa pasar, TDI berencana melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada triwulan I 2024, dengan sahamnya akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IPO ini akan mencakup penawaran sebanyak 1.666.666.700 saham kepada publik, setara dengan 25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO.

BACA JUGA: NIU Akan Perkuat Pasar Motor Listrik Eropa lewat Produk Naked Bike

Andrew Mulyadi, Direktur TDI menyatakan keinginan perusahaan untuk menjadi pemimpin di pasar motor listrik Indonesia.

“Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai produsen sepeda, perusahaan merasa memiliki fasilitas yang lengkap untuk menghasilkan motor listrik. Modal kerja menjadi fokus utama, dan IPO diharapkan menjadi sumber pendanaan yang signifikan,” kata Andrew dalam siaran resminya, Kamis (11/1/2024).

Dalam penawaran IPO tersebut, harga saham ditetapkan berkisar antara Rp 170 hingga Rp 240 per saham, dengan perkiraan dana yang terkumpul sekitar Rp 283,3 miliar hingga Rp 400 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai modal kerja terkait produksi motor listrik dan moped.

BACA JUGA: Begini Cara Merawat Motor Listrik United E-Motor

TDI yang bergerak di industri sepeda dan sepeda listrik, telah mendistribusikan sepeda ke 490 diler di dalam negeri dan 15 dealer ke luar negeri.

Sementara itu, motor listrik merek United E-Motor dan moped merek United E-Moped dijual melalui 26 diler dan 49 sub-diler di Indonesia.

Andrew menekankan dengan infrastruktur dan pengalaman yang dimiliki, bersama dengan insentif pemerintah dan kemudahan pembiayaan kendaraan listrik, TDI berada pada posisi strategis untuk mengembangkan bisnis sepeda motor listrik.

“Saat ini, perusahaan telah menghadirkan empat tipe e-Motor, termasuk model tertinggi TX-3000. Dengan dana yang diharapkan dari IPO, PT TDI Tbk memiliki target ambisius untuk memproduksi 60.000 unit motor listrik pada tahun 2024,” ucap Andrew.

Keyakinan ini didorong oleh antisipasi meningkatnya permintaan berkat subsidi pemerintah sebesar Rp 7 juta dengan syarat satu KTP untuk satu motor listrik.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS