VinFast Siap Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Amerika Serikat

profile photo reporter Medikantyo Adhikresna
MedikantyoAdhikresna
06 Januari 2022
marketeers article
PARIS OCT 3, 2018: VinFast Lux AS2.0 SUV car showcased at the Paris Motor Show.
Produsen kendaraan bermotor asal Vietnam, VinFast, berencana membangun pabrik baterai mobil listrik di Amerika Serikat. Rencana tersebut merupakan bagian dari komitmen VinFast menjadi produsen kendaraan elektrifikasi penuh pada akhir tahun ini.
VinFast sudah memproduksi kendaraan bermotor dengan mesin berbahan bakar bensin (internal combustion engine/ICE) sejak tahun 2019. Rencana membangun pabrik baterai mobil listrik disampaikan VinFast pada pekan lalu. Sebelumnya, produsen otomotif ini mulai menerima pesanan mobil listrik buatan mereka untuk konsumen lokal pada pengujung tahun 2021.
Amerika Serikat dipilih sebagai lokasi pabrik baterai karena juga direncanakan menjadi negara tujuan pasar berikutnya bagi VinFast. Melalui model kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) serta penawaran paket baterai dengan produksi secara lokal di sana, VinFast berharap dapat merebut pangsa pasar mobil listrik di Amerika Serikat.
“Kami sudah memiliki tiga calon lokasi untuk membangun pabrik baterai mobil listrik skala besar di Amerika Serikat. Opsi tersebut mengerucut dari kira-kira 50 wilayah yang masuk pilihan sebelumnya,” kata  Le Thi Thu Thuy, VinFast Global CEO yang juga menjabat sebagai Vice Chairman VinGroup seperti dilansir dari Reuters.
Nantinya dalam pabrik tersebut, VinFast akan merakit baterai mobil listrik dengan komponen sel yang berasal dari rekanan mereka. Sebelum akhirnya membuat paket dari riset teknologi yang mereka lakukan secara mandiri di lokasi yang sama. VinFast juga sudah menyiapkan investasi senilai US$ 174 juta untuk mendirikan fasilitas serupa di Vietnam dengan sasaran kapasitas produksi awal mencapai 100 ribu unit.
Dengan dukungan fasilitas berupa pabrik baterai di Amerika Serikat dan Vietnam, VinFast menyasar angka penjualan mobil listrik secara global sebesar 42 ribu unit. Model andalan mereka VF8, yang berjenis SUV, disebut akan dijual di pasar Amerika Serikat dengan banderol US$ 41 ribu.
Bersamaan dengan pelaksanaan rencana memproduksi baterai mobil listrik serta merambah pasar Amerika Serikat, VinFast juga sudah menyampaikan keinginan menghentikan perakitan mobil bermesin bensin. Hanya saja, belum diketahui apakah rencana itu akan diwujudkan secara bersamaan pada periode akhir tahun 2022 nanti.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related