Government & Public Services

Wapres: Dunia Usaha Harus Aktif Mengatasi Perubahan Iklim

Wapres Ma'ruf Amin
Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin (FOTO: Setkab)

Langkah penanggulangan perubahan iklim membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak, tidak terkecuali dari kalangan dunia usaha. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyerukan dunia usaha untuk aktif mengatasi perubahan iklim. Termasuk, dengan mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam upaya mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

Ma’ruf Amin menyampaikan ajakan itu ketika menghadiri penyerahan Penghargaan Anugerah Program Perangkat Kinerja Pengelolaan Lingkungan Perusahaan (PROPER) 2021, Selasa (28/1). Wapres menekankan pelaku industri untuk turut berpartisipasi dalam rencana target Indonesia Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030. Sehingga, bisa mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim.

“Saat ini, semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya peranan mereka dalam pengelolaan lingkungan hidup. Persentase ketaatan PROPER mencapai 75% dan berhasil melahirkan 691 inovasi, dengan paling banyak di bidang efisiensi energi,” kata Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya.

Pemerintah menetapkan target Indonesia untuk mencapai Net-Zero Emission pada 2060 mendatang. Namun begitu, ada harapan untuk mewujudkan target tersebut lebih cepat dari jadwal dengan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha di Tanah Air.

Dukungan pelaku dunia usaha Tanah Air dalam rangka penurunan emisi gas rumah kaca sendiri, sudah terlihat melalui keterlibatan dalam pembangunan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Tercatat, ada 286.469 hektare area binaan RTH berbasis keanekaragaman hayati yang tersebar di 27 provinsi.

Upaya bersama dari berbagai pihak terkait dalam optimalisasi pengelolaan lingkungan berkelanjutan diharapkan mendorong tercapainya lingkungan hidup yang lestari. Pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan bisa berjalan selaras dengan pemberdayaan masyarakat. Hasilnya, pengentasan kemiskinan dan pencapaian target SDGs bisa turut terwujud

“Indonesia harus dapat memberikan contoh dalam bekerja sama mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata. Penanganan perubahan iklim harus bergerak maju seiring dengan penanganan berbagai tantangan global lainnya,” kata Wapres menambahkan.

Anugerah PROPER memberikan penghargaan kepada 47 perusahaan yang memperoleh Peringkat Emas untuk Program Peringkat Kinerja Pengelolaan Lingkungan Perusahaan Tahun 2021. Terdapat tiga perkembangan dalam Anugerah PROPER selama 2021 dengan aspek baru yaitu Life Cycle Assessment (LCA). Eco-inovasi, dan Inovasi Sosial.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

The Latest

To Top