Lifestyle & Entertainment

WHF: COVID-19 Timbulkan Bencana Besar bagi Kesehatan Jantung

Photo Credits: 123rf

COVID-19 menimbulkan bencana besar bagi kesehatan jantung. Hal ini diungkapkan World Heart Federation (WHF) pada Hari Jantung Sedunia.

Menurut WHF, ada tiga faktor utama yang melatarbelakangi hal ini. Pertama, pasien COVID-19 dan penderita gangguan jantung memiliki risiko kematian tertinggi dan komplikasi parah.

Kedua, jantung terkena dampak negatif akibat virus penyakit tersebut. Bahkan, bagi orang-orang yang tidak memiliki penyakit jantung bawaan. Ketiga, kekhawatiran terhadap virus telah mengakibatkan lonjakan drastis dalam tingkat kunjungan ke rumah sakit oleh pasien-pasien penyakit jantung untuk menjalani perawatan rutin dan darurat.

Presiden WHF Karen Sliwa mengimbau, “di tengah kondisi ini, kita perlu memperhatikan orang-orang dengan risiko terbesar dari komplikasi COVID-19, serta memahami bagaimana dampak virus ini terhadap jantung orang-orang yang sehat.”

Akibat pandemi COVID-19, penderita penyakit kardiovaskular (CVD) memiliki sedikit peluang untuk bertahan hidup. Sementara, orang-orang yang berisiko tidak mendapatkan pengobatan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan jantungnya.

“Jantung dan seluruh sistem pembuluh darah berada dalam bahaya, dan kita perlu bertindak sekarang juga. Kini, kita memiliki kesempatan yang baik untuk bersatu, mengerahkan segala keahlian kita, serta memakai hati kita untuk bertindak,” ungkap Karen Sliwa dalam keterangan resmi di Geneva, Senin (28/09/2020).

CVD sendiri disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari merokok hingga diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, dan polusi udara.

Dalam upaya mengatasi CVD, WHF mengimbau seluruh pihak untuk berpartisipasi. WHF menjadikan kesetaraan sebagai prinsip utama dalam aktivitasnya.

“Untuk itu, kita sangat memerlukan akses layanan kesehatan, makanan sehat, serta gaya hidup sehat yang mudah dijalani dan terjangkau bagi semua orang. Membatasi produk-produk yang tidak sehat sambil menciptakan lingkungan sehat merupakan contoh dari sejumlah solusi yang dapat diterapkan pemerintah dan masyarakat,” tutup Karen.

MARKETEERS X








To Top