Wiko, Ponsel Asal Perancis Jajal Pasar Indonesia

marketeers article
Melihat potensi pasar Indonesia yang semakin dekat dengan dunia digital, Wika, smartphone asal Perancis menyatakan diri masuk Indonesia. Pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Indonesia juga menjadi landasan Wiko membidik pasar ini. Dengan membawa enam model smartphone andalannya, Wiko hadir menawarkan desain, teknologi, kualitas, dan harga yang kompetitif di dalam smartphone-nya.
 
“Berdasarkan data yang kami dapat, masyarakat kelas menengah di Indonesia mencapai 74 juta jiwa pada tahun 2014. Dan diproyeksikan akan tumbuh menjadi 141 juta jiwa pada tahun 2020. Selain itu, kami melihat ketika UMR masyarakat meningkat maka pertumbuhan yang pertama akan naik adalah kebutuhan akan pulsa dan pertumbuhan smartphone di posisi kedua. Melihat potensi ini, kami hadirkan terobosan di dunia teknologi di tengah masyarakat Indonesia, khususnya kalangan anak muda,” ujar Janto Djojo, Chief Marketing Officer Wiko Indonesia saat peluncuran Wiko di Hotel Pullman Jakarta, Jumat (27/02/2015).
 
Pada kesempatan ini, Wiko meluncurkan enam model smartphone, di antaranya Wiko Highway 4G, Wiko Gateway, Wiko Rainbow, Wiko Bloom, Wiko Lenny, dan Wiko Fizz. Keenam smartphone ini kental akan Wiko Spirit, yang terdiri dari desain yang modis, colorful, audacious, kreatif, bersahabat, french spirit, dan penantang. Keenam ponsel ini dibanderol dengan rentang harga yang berbeda, mulai dari Rp 3,7 untuk Wiko Highway sebagai flagship Wiko hingga Rp 700 ribuan untuk Wiko Fizz. Sementara Lenny akan dibanderol Rp 999 ribu dan dijadikan backbone Wiko di Indonesia, Sebelum peluncuran, Wiko telah membuka penjualan secara pre-order di Lazada yang dibatasi hingga 25 Februari kemarin. Hasilnya, sebelum ditutup 500 unit yang disediakan telah habis dipesan.
 
“Kami adalah pemimpin pasar nomor 2 smartphone di Perancis. Kami juga sudah masuk di Portugal, Belgia, Spanyol, dan Timur Tenga. Di sini, Wiko memposisikan diri sebagai smartphone-nya anak muda yang modis dan canggih. Sebagai merek asal negeri pusat fesyen, Perancis, kami ingin menawarkan smartphone yang kaya akan desain dan fitur. Untuk dapat merasakannya, konsumen sudah dapat memiliki smartphone ini dari sekarang,” ujar David Garcia, Co General Manager Wiko Global.
 
Secara total, Wiko sudah masuk di enam negara di Eropa pada 2013, dan 21 negara di seluruh dunia pada tahun 2014. Pada tahun ini, Indonesia menjadi destinasi. Sementara itu, Wiko membidik Segmen anak muda karena dinilai sudah semakin cerdas, matang, memilki kekuatan untuk menentukan keputusan serta peka akan nilai yang didapat dari sebuah produk. Hal ini menjadi poin positif bagi Wiko karena merasa bahwa mereka benar-benar membawa produk yang unggul.
 
Untuk memperkenalkan diri, Wiko Indonesia akan memanfaatkan peran media sosial. Karena dianggap sangat dekat dengan konsumen muda. “Kami ingin berbaur dengan target pasar kami. Kami ingin mengubah mindset konsumen tentang teknologi. Kami sangat fokus kepada sisi kemanusiaan di dalam teknologi. Manusia bukanlah budak dari teknologi,” jelas David.
 
Dari sisi after sales, Wiko telah menyiapkan tujuh service center yang tersebar di sekitar Pulau Jawa sebanyak 5 unit, dan 2 unit di wilayah Sulawesi. Pada tahap awal, Wiko akan bekerjasama dengan diler dan mengandalkan sistem dropship apabila terjadi kerusakan. “Dalam garansi satu tahun, apabila terjadi kerusakan pada unit Wiko yang tidak dapat diperbaiki dalam satu jam, maka konsumen dapat menukarnya dengan unit yang baru,” pungkas Dwi LIngga Jaya, perwakilan divisi sales Wiko Indonesia.
 
Wiko Highway
 
Wiko Lenny

Related

award
SPSAwArDS