Wuling Binguo EV Bangun Brand Advocacy Lewat Testimoni Konsumen

marketeers article
Wuling Binguo EV (Foto: Marketeers/Hafiz)

Puncak kesuksesan sebuah brand dalam membangun loyalitas konsumen di era digital kini adalah terbentuknya advokasi positif dari konsumen. Sadar akan hal ini, Wuling Motors memandang penting testimoni terhadap produk Binguo EV sebagai bekal komunikasinya.

Pentingnya peran brand advocacy ini merujuk pada konsep customer path 5A (Aware, Appeal, Ask, Act, Advocate) yang dipopulerkan oleh MarkPlus, Inc.

Kita tahu, konsumen yang kian hari kian kritis dan cerdas, tak jarang mereka melakukan riset mendalam sebelum melakukan pembelian. Salah satunya adalah mencari testimoni atau review dari sebuah produk.

Sebab itu, testimoni konsumen memainkan peran penting dalam terbentuknya advokasi merek.

“Ujung-ujungnya adalah mendorong sebanyak mungkin yang namanya advocate. Tapi bagaimana caranya agar (produk) bisa direkomendasikan?” papar Taufik, Deputy Chairman MCorp (holding company MarkPlus, Inc.)

Menurutnya, salah satu cara untuk memenangkan hati pelanggan sehingga memunculkan advokasi, yaitu mendorong adanya brand for good community.

Senada dengan konsep ini, Wuling Motors membangun brand Binguo EV dengan serentet unique selling point (USP).

BACA JUGA: TKDN Capai 47,5%, Harga Wuling BinguoEV Akan Turun Rp 30 Juta-an

Dihadirkan sebagai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), Binguo EV membawa desain iconic di bagian eksterior dengan interior berkelas. Bahasa desain ini dijewantahkan ke dalam dimensi kendaraan dengan panjang 3.950 mm, lebar 1.708 mm, dan tinggi 1.580 mm. Compact namun meyakinkan.

“Ini mobil EV pertama saya dan saya rasa sangat luar biasa. Tidak begitu besar, namun lebih lincah. Parkir juga lebih gampang,” ujar Saptana Hari Hidayat, konsumen Binguo EV asal Surabaya dalam laporan tertulis Wuling.

Tak hanya dimensi dan desain yang menjadi daya tarik dari mobil yang bebas peraturan Ganjil Genap di jalanan Ibu Kota DKI Jakarta ini. Beragam fitur dan teknologi juga dihadirkan oleh BEV (Battery Electric Vehicle) dengan pilihan jarak tempuh 333 kilometer dan 410 kilometer ini.

BACA JUGA: Wuling Motors Kasih Banderol Harga BinguoEV Mulai dari Rp 358 Juta

Tenaga yang instan khas kendaraan listrik menjadi daya tarik awal ketika pedal gas Binguo EV diinjak. Tercatat, Binguo EV dibekali dengan tenaga 50 kW dan torsi 150 Nm (333 km) & 125 Nm (410 km).

Penyaluran tenaga ini dihadirkan ke dalam empat mode berkendara, yakni Eco, Eco+, Normal, dan Sport. Plus, Single Reduction Gear Transmission dengan Battery Lithium Ferro-phosphate IP67 certified.

Sistem keselamatan juga hadir di mobil ini, mulai dari Airbags, ABS, EBD, ESC, EPB, AVH, ISOFIX, Traction Control, Rear Wheel Antilock, Emergency Stop Signal, Sound Module for Pedestrian Warning, Rear Parking Sensor & Camera, Creeping Function, hingga Cruise Control untuk meningkatkan pengalaman berkendara.

“Saya dengan Wuling dilayani dengan sangat baik. Karena saya tidak pernah pakai EV, saya mau membeli ini juga karena mendengar garansi lifetime dari baterainya,” lanjut Saptana.

Soal harga, Binguo EV yang baru mencatatkan total kandungan dalam negeri atau local content hingga 47,5%, diestimasikan akan dibanderol dengan harga Rp 317 jutaan untuk pilihan Long Range AC, lalu Long Range AC DC Rp 326 Jutaan, dan Premium Range AC DC Rp 372 Jutaan.

Related

award
SPSAwArDS