ZAP Beauty Index 2024: Gen Z Lebih Mudah Terpengaruh pada Klaim Produk

marketeers article
Pemaparan ZAP Beauty Index 2024. (Sumber: ZAP)

Berkolaborasi dengan MarkPlus, ZAP meluncurkan ZAP Beauty Index 2024, yakni survei tahunan yang memotret perilaku perempuan Indonesia tentang dunia kecantikan.

Melalui survei ini, ZAP berupaya untuk memberikan perspektif terhadap tren industri kecantikan Tanah Air. Tahun ini, ZAP Beauty Index melibatkan 9.000 perempuan Indonesia dengan rentang usia 15-65 tahun.

Fadly Sahab, CEO dan Founder ZAP Group mengatakan ZAP Beauty Index menjadi wujud bagaimana pihaknya berupaya untuk terus mendengarkan suara perempuan Indonesia dalam ranah kecantikan.

“Ini menunjukkan upaya ZAP dalam mendengarkan concern perempuan Indonesia untuk memahami apa yang mereka sukai,” kata Fadly, dikutip dari keterangan pers yang diterima pada Selasa (30/1/2024).

BACA JUGAZAP Beauty Index 2023: Kulit Kusam Dominasi Persoalan Perempuan Indonesia

Sejumlah hal menarik ditemukan pada ZAP Beauty Index 2024. Mulai dari tren kecantikan terkini, hingga kebiasaan perempuan merawat diri.

Salah satu yang menarik adalah sebanyak 66,4% perempuan mempertimbangkan kandungan produk skincare, sedangkan 42,8% mempertimbangkan reputasi atau kredibilitas brand saat membeli produk kecantikan.

Artinya, perempuan Indonesia kini bukan hanya mementingkan reputasi brand skincare, melainkan juga ingredients yang ada di dalamnya.

Di sisi lain, riset ini juga menemukan fakta perempuan Gen Z lebih mudah terpengaruh oleh klaim produk saat membeli produk kecantikan dibandingkan dengan Gen X dan Gen Y. 

Hampir 50% Gen Z merasa klaim produk pada produk kecantikan sangatlah penting. Concern selanjutnya yang menjadi pertimbangan adalah label halal dan cruelty free

Terbukti, hampir 50% perempuan Indonesia menilai kedua label itu menjadi hal yang penting. Bahkan, 89,4% perempuan bersedia membayar lebih produk yang berasal dari merek ramah lingkungan.

BACA JUGAZAP Z-TOX Micro Injection Tawarkan Solusi Wajah Menawan saat Lebaran

Bukan tanpa alasan. Hal itu tentu saja dilatarbelakangi dengan mereka yang sudah makin memahami jenis dan kondisi kulit.

ZAP Beauty Index 2024 menemukan fakta bahwa terdapat lebih dari separuh atau sebanyak 53,8% perempuan merasa memiliki kulit kusam, 49,3% perempuan mengeluhkan pori-pori kulit wajah yang besar, dan 34,1% merasa memiliki mata panda atau lingkar hitam di area mata.

Tak hanya itu, sebanyak 29,5% perempuan Gen Z atau kelahiran tahun 1997-2012 mulai merasakan tanda penuaan dini yang ditandai dengan munculnya garis-garis halus dan kerutan di wajah.

Lantas produk seperti apa yang dicari? Hasil survei tersebut mengungkap bahwa sebanyak 75,8% perempuan mencari skincare dengan manfaat mencerahkan, lebih banyak dibanding yang mencari manfaat melembabkan kulit (58,9%).

Lalu, sebanyak 44,9% perempuan Gen Z menginginkan produk skincare yang dapat memperlambat penuaan. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 34,2%.

Hasil riset ZAP Beauty Index 2024 ini menunjukkan bagaimana behavioral perempuan Indonesia sebagai konsumen yang sudah makin kritis dalam memilih produk kecantikan yang akan digunakan.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS