Consumer Goods

Zenbu Lakukan Transformasi di Masa Pandemi

Sumber: 123RF

Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai sejak tahun 2020 memukul banyak sektor, termasuk pusat perbelanjaan dan tenant di dalamnya. Kondisi ini memaksa para tenant dan pusat perbelanjaan untuk menerapkan konsep baru dengan beragam inovasi yang ada agar bisa bertahan.

Tahun 2020 pada saat awal pandemi, pusat perbelanjaan dan tenant harus bisa beradaptasi dengan kondisi ini untuk bisa bertahan. Namun demikian, memasuki tahun 2021, semua harus bertransformasi, tidak bisa hanya sekadar adaptasi saja.

“Tahun 2020 beda dengan tahun 2021. Tahun lalu, memang adaptasi, tetapi tahun  ini harus bisa bertransformasi. Pusat perbelanjaan harus bisa recovery. Buatlah konsep baru yang mana pusat perbelanjaan bukan hanya dipakai untuk berbelanja. Begitu juga dengan tenant. Harus bisa merencanakan untuk kedepannya bagaimana,” kata Hermawan Kertajaya, Founder & Chairman MarkPlus, Inc dalam acara Marketeers Goes to Mall yang bertajuk Meet The Tenants, Kamis (12/08/2021).

Sebagai salah satu pemilik usaha yang terdampak oleh pandemi, Hubert Martony, Founder Zenbu House of Mozaru mengatakan bahwa selama pandemi, Zenbu banyak melakukan banyak hal. Merek berusaha untuk bertransofrmasi dengan berjualan online. Akan tetapi, persaingan saat jualan online juga tidak bisa dihindari.

Martony mengatakan bahwa dengan beralihnya Zenbu ke penjualan online, banyak pelajaran yang bisa di dapatkan. Menurutnya, platform digital memiliki market yang berbeda-beda.

“Kami belajar banyak hal sejak berjualan secara online. Kami melihat bahwa setiap platform memiliki market yang berbeda-beda. Perilaku pelanggan di platform tersebut juga berbeda-beda dari platform lain. itu yang kami pelajari dan akhirnya berusaha untuk transformatif,” jelas Martony.

Selanjutnya, Martony memaparkan berbagai inovasinya untuk bertahan dan berkembang di masa pandemi ini. Zenbu berinovasi dengan meluncurkan berbagai brand baru dengan melihat tren masyarakat yang ada saat ini.

“Tren masyarakat sekarang adalah makanan sehat. Kami tidak bisa sembarangan meluncurkan brand. Maka dari itu, kami meluncurkan produk baru dengan bahan-bahan yang sehat dan bagus untuk memperkuat imun tubuh. Ini usaha yang kami lakukan dengan melihat kondisi sekarang,” jelas Martony.

Selain itu,  juga meluncurkan restoran baru yang independen. Restoran ini diluncurkan dengan berbagai pertimbangan dan melihat tren masyarakat milenial, yang mana generasi milenial saat ini suka membawa binatang peliharaannya.

“Kami meluncurkan restoran yang mengikuti tren zaman sekarang, yang mana restoran itu friendly, ventilasi nya bagus, dan ada outdoor nya. Kami ikuti behavior orang-orang sekarang yang suka bawa binatang peliharaan mereka. Kami bikin restoran kami pet friendly. Hal-hal inilah yang membuat pengunung merasa nyaman dan senang ke restoran kami,” tutur Martony.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top