3 Tips Supaya Bisnis Baru Tidak Cepat Gulung Tikar

marketeers article
3 Tips Supaya Bisnis Baru Tidak Cepat Gulung Tikar. (123rf.com)

Mungkin Anda terampil dalam sejumlah hal, namun akan berbeda jika ini berkaitan dengan bisnis. Saat Anda memiliki badan usaha dan memiliki legalitas yang jelas, secara teori Anda sudah mempunyai bisnis.

Namun, menjaga bisnis yang sukses dan tetap berkelanjutan menjadi tantangan utamanya. Anda akan mengalami rintangan yang dapat mengancam kelangsungan bisnis jika Anda mengabaikan administrasi penting, seperti pembukuan atau menjaga hubungan dengan mitra.

Menurut data yang diterbitkan pada tahun 2019 oleh Administrasi Bisnis Kecil (SBA), sekitar 20% dari startup gagal dalam tahun pertama, sementara separuhnya gulung tikar dalam lima tahun. Dilansir dari bigcommerce, berikut beberapa tips dan trik untuk membuat bisnis kecil tetap bertahan:

BACA JUGA: Tips Menentukan DNA Brand Saat Memulai Bisnis Fashion Bagi Pemula

1. Tetap Terorganisir

Dokumentasi yang tepat, manajemen waktu, dan mengotomatisasi tugas-tugas yang dapat diulang mampu membuat bisnis tetap tumbuh. Catat setiap transaksi (tagihan pelanggan dan pembayaran mitra) ke akun yang tepat setidaknya sekali seminggu dan pantau totalnya. Simpan salinan semua faktur, tanda terima kas, dan pembayaran tunai untuk tujuan pembukuan dan pajak.

Tetapkan tugas administrasi menggunakan software khusus. Ini memungkinkan Anda menetapkan batas waktu, memberikan tugas kepada karyawan, dan mengunggah dokumen ke bank data Anda.

Rencanakan kampanye media sosial Anda jauh-jauh hari menggunakan software penjadwalan media sosial. Gunakan otomatisasi pemasaran email untuk mencapai target leads

Gunakan Slack, Zoom, dan Microsoft Teams untuk komunikasi cepat dengan tim Anda. Jika sesuatu dapat dijelaskan melalui email, Anda tidak perlu mengadakan rapat tentang hal itu.

2. Belajarlah untuk Fleksibel

Bisnis yang fleksibel dapat dengan cepat beralih responsif terhadap kondisi pasar yang berubah, sementara yang bergerak lambat akan terseok-seok. Fokuslah pada data bersiaplah dengan adanya perubahan. Dengarkan feedback pelanggan dan jangan terlalu egois pada pendapat Anda sendiri.

BACA JUGA: Lanjutkan Strategi Bisnis, Telkomsel Ubah Struktur Komisaris dan Direksi

Misalnya, katakanlah Anda telah melakukan wawancara dengan calon pelanggan dan ternyata produk Anda tidak diterima dengan baik. Jangan terpaku dengan idealisme Anda tanpa melihat fakta di lapangan.

Selain itu, Anda haru bersedia untuk mengubah model bisnis atau strategi harga jika pendekatan saat ini tidak berhasil. Jika situs web Anda tidak menarik cukup banyak pengunjung, Anda mungkin perlu meninggalkan template WordPress yang ketinggalan zaman.

3. Mengotomatisasi Sebanyak Mungkin Hal

Mengotomatisasi tugas-tugas yang dapat diulang menghemat waktu dan memastikan hal-hal kecil tidak terlewat. Gunakan tools CRM untuk secara otomatis mengikuti kontak baru dalam waktu 24 jam atau kirim email kepada potensial klien yang mengunjungi situs web Anda.

Gunakan software akuntansi untuk mengotomatisasi pembukuan harian Anda sehingga Anda tidak menyia-nyiakan waktu hanya sekadar menginput data. Jika Anda tidak menggunakan software payroll, pelajari cara mengotomatisasi manajemen payroll dalam Excel. 

Tidak bisa menawarkan customer support 24/7? Atur chatbot di situs web Anda yang dapat merespons pertanyaan pelanggan di luar jam kerja.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related