Tips Menentukan DNA Brand Saat Memulai Bisnis Fashion Bagi Pemula

marketeers article
Ilustrasi bisnis fashion (Sumber: 123rf)

Fashion merupakan industri yang terus berkembang seiring dengan tren yang ada. Jadi salah satu kebutuhan primer, menjadikan bidang fashion memiliki peluang bisnis yang cukup besar. Persaingan di dalam sektor ini pun sudah sangat ramai. Untuk itu, penting bagi merek yang baru masuk ke industri ini untuk memiliki identitas yang jelas.

Dari sini pula, para pemilik brand fesyen pemula tak bisa sembarangan dalam memulai bisnis fashion. Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum terjun ke industri fashion.

Menurut Yeri Afriyani, Founder Calla The Label, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan sebelum membangun bisnis, khususnya fashion. Pertama, menentukan DNA brand. Menurut Yeri, ini menjadi bagian krusial bagi sebuah brand fashion.

BACA JUGA 8 Tips dan Trik Merintis Bisnis Sendiri bagi Pemula

“Tentukan DNA brand-nya dulu. Mau bikin apa, mau bikin baju tidur, mau bikin baju pesta, mau bikin baju kawinan, atau mau bikin baju ready to wear kayak yang punya saya. Itunya dulu. Jadi jangan mau semua,” ungkap Yeri saat ditemui Marketeers beberapa waktu lalu.

BACA JUGA Pentingnya Menjaga Pertumbuhan Bisnis Lewat Inovasi Berkelanjutan

Kemudian, lakukan riset pasar mengenai tren fashion terbaru dan preferensi konsumen. Menurut Yeri, hal ini penting dalam mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan.

“Perhatikan juga, kira-kira market lagi butuh atau enggak di era sekarang,” sambung Yeri.

Bagi Yeri, untuk memulai bisnis fesyen, para pelaku usaha dapat memulainya dengan menghadirkan small collection sebagai perkenalan.

“Tentukan dulu nih, supaya enggak langsung bikin budget besar. Jadi keep it small dulu gitu. Bikin small collection dengan DNA brand yang tepat dan paling dikuasai. Karena, kalau tidak gitu, khawatirnya bisnis yang dibangun jadi tak terarah,” pungkas Yeri.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related

award
SPSAwArDS