Belajar dari Kasus Ibu dan Anak yang Viral, Kenali 3 Ciri Pelaku Inses

marketeers article
Ilustrasi ibu dan anak (Foto: 123rf)

Jagat maya tengah digemparkan dengan video viral ibu muda mencabuli putranya sendiri yang baru berusia dua tahun. Pelaku melakukan tindakan inses itu sampai korban merasa kesakitan, bahkan buang air.

Aksi bejat perempuan asal Tangerang Selatan tersebut sama sekali tidak pernah terbayangkan di benak kerabatnya. Sebagaimana diberitakan Tempo, kakak ipar pelaku mengaku kaget atas peristiwa ini karena sejatinya tak ada yang aneh dari ibu berinisial R itu.

Kakak ipar R mengatakan pelaku menjalani kesehariannya seperti seorang ibu pada umumnya, yang hanya fokus mengurus anak. Karena itulah, mereka tak menduga kalau R tega melakukan tindakan inses dengan darah dagingnya sendiri.

BACA JUGA: Viral Ibu Enggan Imunisasi Anak, Ini 5 Bahayanya bagi Kesehatan

Kejadian ibu dan anak viral ini tentu menjadi pengingat agar lebih aware dengan kemungkinan terjadinya inses. Seseorang yang punya kecenderungan melakukan hubungan sedarah biasanya menunjukkan sejumlah pertanda.

Berikut adalah ciri-ciri pelaku inses yang diungkapkan oleh Terapis Adiksi Seks Kenneth Adams, dan Psikolog Klinis Margaret Rutherford dikutip dari The Mighty:

Membicarakan Hal Seksual dengan Anak

Ciri umum dalam banyak dinamika inses adalah adanya pembicaraan seksual yang tidak sesuai dengan usia anak. Misalnya, seorang ibu berbicara kepada anaknya secara mendetail tentang kehidupan seksnya yang membuat frustasi dengan sang suami. 

Mereka juga sering melontarkan guyonan berbau seksual. Di posisi ini, anak sering kali merasa tidak mampu menghentikan pembicaraan, mengingat dinamika kekuasaan yang tidak seimbang antara orang tua dan anak.

BACA JUGA: Viral Anak Diajak Nonton Film Sadis, Ini Bahayanya bagi Psikologis

Sering Mengomentari Perkembangan Fisik Anak

Orang tua yang punya kecenderungan inses juga sering kali mengomentari perkembangan fisik anaknya. Misalnya saja, mencatat perubahan ukuran bagian tubuh yang sensitif lalu memujinya dengan konotasi seksual. 

Meski tidak menyentuh secara seksual, memberikan komentar tentang bagaimana buah hatinya memiliki “tubuh terbaik” di antara teman-temannya, atau akan berkencan dengannya jika dia seusianya, juga perlu menjadi perhatian. 

Mengajak Anak ‘Berkencan’

Sejatinya adalah hal yang lumrah bila orang tua mengajak anaknya pergi bermain. Namun, jika mereka mulai mengajak anak menonton film yang tidak sesuai dengan umurnya atau melakukan kontak fisik tanpa persetujuan anak, tentu hal ini perlu diperhatikan.

Itulah beberapa ciri yang menunjukkan seseorang punya kecenderungan melakukan inses. Jika Anda menyadari orang di sekitar mengalaminya, segeralah bantu si anak agar kejadian ibu dan anak yang viral seperti ini tidak kembali terjadi.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related