Consumer Goods

Brand Footprint Indonesia 2021 Rilis Peta Persaingan Brand FMCG

Ilustrasi: 123RF

Kantar Indonesia melalui Brand Footprint Indonesia 2021 mengumumkan peta persaingan di industri fast-moving consumer goods (FMCG) di Tanah Air. Brand Footprint adalah studi tahunan Kantar yang mengukur merek mana yang paling dipilih oleh konsumen.

Riset ini pun mencakup lima sektor FMCG, yakni makanan, minuman, produk susu, perawatan rumah, dan perawatan tubuh. Peringkat Brand Footprint Indonesia tahun ini mencakup 97% dari total rumah tangga baik di kota besar, kota kecil, dan daerah lainnya yang merepresentasikan 68 juta rumah tangga.

“Banyak industri yang harus melewati jalan yang terjal untuk bertahan dan bertumbuh terlepas dari adanya tantangan pandemi. Industri FMCG mampu melewati berbagai tantangan dengan cara menerapkan strategi-strategi yang berfokus pada kebutuhan konsumen yang dinamis,” ujar Venu Madhav, General Manager Kantar Indonesia, Worldpanel Division.

Hasil riset pun menemukan beberapa temuan menarik. Pertama, lima kategori produk FMCG yang paling banyak dipilih konsumen, yakni mi instan, biskuit, kopi instan, deterjen, dan penyedap rasa.

Kelimanya memiliki keterikatan tersendiri dengan konsumen di Indonesia. Hal ini terlihat dari presentase jumlah konsumen yang membeli kategori-kategori tersebut setidaknya mencapai 95% atau dalam kata lain, 95 dari 100 rumah tangga di Indonesia pernah membeli produk dari kategori tersebut.

Kedua, sektor makanan mendominasi 10 peringkat teratas dan mendominasi peringkat 10 besar merek-merek yang bertumbuh pesat pada tahun 2020. Hal ini dipengaruhi oleh keadaan pandemi yang membuat konsumen lebih banyak beraktivitas di rumah, termasuk memasak dan makan di rumah.

Ketiga, Indomie terus menjadi merek pilihan nomor satu bagi konsumen di Indonesia dan memegang posisi yang kuat di tingkat global, yakni di posisi ke-7 Global Brand Footprint 2021. Indomie menjadi pilihan bagi rumah tangga sebagai asupan makanan yang cepat dan rasa yang sesuai dengan lidah orang Indonesia dan juga negara lain.

Keempat, merek-merek bumbu masak seperti Sasa, Masako, Royco, dan Bango menjadi pilihan teratas bagi konsumen Indonesia sepanjang tahun 2020 sebagai penunjang kegiatan memasak dari rumah yang semakin populer pada masa pandemi ini.

Kelima, terkait dengan hadirnya pandemi di tahun 2020, preferensi masyarakat di sektor perawatan rumah dan perawatan tubuh menunjukkan tren yang positif bagi produk-produk yang menawarkan perlindungan dari sisi kesehatan dan kebersihan.

Keenam, brand Ekonomi merupakan salah satu merek perawatan rumah tangga yang tumbuh paling pesat di antara merek-merek yang berhasil menempati peringkat 20 besar. Ekonomi menawarkan perlindungan ekstra bagi keluarga dalam hal kebersihan dengan harga yang terjangkau.

Ketujuh, bermain di beberapa kategori juga merupakan salah satu strategi merek untuk memiliki kesadaran merek dan basis konsumen yang kuat. Beberapa merek seperti Lifebuoy (di posisi ke-8), Frisian Flag (di posisi ke-9), and Indofood (di posisi ke-12) mengamankan posisi mereka dalam peringkat 20 besar dengan bermain di beberapa kategori di sektor masing-masing.

Brand Footprint Indonesia 2021: 20 Merek Terpilih di Indonesia

MARKETEERS X








To Top