Ciptakan Banyak Micro Influencer jadi Kunci CALLA The Label Jaga Pelanggan Loyal

marketeers article
Yeri Afriyani, Founder Calla The Label. (Sumber: Marketeers/Ratu)

Memiliki pelanggan yang loyal tentu menjadi dambaan para pelaku usaha. Hal ini pun menjadi perhatian bagi brand fashion lokal, Calla The Label dalam mempertahankan para pelanggan setianya.

Yeri Afriyani, Founder Calla The Label menjelaskan bahwa sejak merek fashion ini berdiri pada tahun 2017, ia terus berupaya untuk membangun hubungan yang kuat pelanggan.

“Sejak Calla berdiri, aku selalu berupaya untuk membangun hubungan yang baik dengan customer, salah satunya melalui akun Instagram. Bahkan, 2 tahun di awal Calla berdiri, aku sendiri yang pegang dan maintain Instagram Calla,” ujar Yeri saat ditemui Marketeers beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dengan cara itu ia bisa lebih mengenal karakter audiens Calla, seperti apa kehidupannya, mereka tinggal di mana, dan banyak hal lainnya lewat pesan singkat yang dikirimkan.

BACA JUGA Gandeng Andien, Calla The Label Rilis Koleksi The Chemistry

Strategi itu pun konsisten dilakukan hingga terbentuknya Calla Squad yang telah menjadi layaknya sebuah komunitas para pengguna setia Calla The Label.

“Komunitas yang terbentuk ini very organic. Kami tidak bikin pendaftaran atau apapun,” sambung Yeri.

Kemudian, Yeri mengungkap, strategi lainnya yang dilakukan oleh Calla dalam mengelola komunitas Calla Squad adalah dengan melibatkan mereka dalam acara peluncuran koleksi terbaru.

Menariknya, Yeri mengatakan, pihaknya memperlakukan para pelanggan setia ini layaknya seorang influencer atau KOL.

BACA JUGA Calla The Label Buka Gerai Ketiga di Plaza Indonesia

“Kami selalu memosisikan konsumen layaknya mereka adalah seorang influencer. Bukan sekadar konsumen yang datang untuk belanja,” ungkap Yeri.

Dengan kata lain, melalui cara ini, Calla Squad juga bisa menjadi micro KOL bagi Calla The Label. Menurut Yeri, pendekatan ini membuat para pelanggan merasa lebih diapresiasi oleh merek.

“Kami treat them as an KOL dan influencer-nya Calla. Pasalnya, mereka banyak spread the good news sama temen-temen yang lain. Mereka jadi kayak micro KOL-nya kami di lingkungannya. Hal ini yang bikin brand kami semakin bertumbuh,” lanjut Yeri.

Yeri mengungkap, strategi ini berhasil mengumpulkan sebanyak lebih dari 15.000 pelanggan yang tergabung dalam Calla Squad.

“Semakin besar Calla Squad tentu saja menjadi sebuah tantangan besar bagi kami. Pasalnya, menciptakan customer baru akan lebih mudah daripada mempertahankan mereka agar tetap ada bersama kami,” pungkap Yeri.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related