CMO ZAP Clinic Bongkar Rahasia Cara Mendekati Gen Z dan Milenial

marketeers article
Feriani Chung, Chief Marketing Officer ZAP Clinic dalam acara Tech for Business 2024. (Sumber: Marketeers)

Gen Z dan milenial menjadi dua generasi yang banyak diperbincangkan, termasuk oleh para pelaku digital marketing. Perbedaan karakter di antara dua generasi ini menjadi sebuah tantangan bagi brand

Baik gen Z dan milenial memiliki karakteristik dan preferensi yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Dengan kata lain, untuk bisa sukses menggaet keduanya, brand perlu memahami dan menyesuaikan strategi mereka dengan karakteristik dari kedua generasi tersebut.

Brand memiliki tuntutan yang cukup besar, di mana market yang bergeser dengan karakteristik berbeda dan cara pendekatan yang berbeda pula,” ujar Feriani Chung, Chief Marketing Officer ZAP Clinic dalam acara Tech for Business 2024 di Jakarta pada Selasa (4/6/2024).

Di tengah banyak penjelasan mengenai perbedaan di antara kedua generasi tersebut, Feriani mengatakan Gen Z dan milenial memiliki sejumlah kesamaan karakter yang dapat dimanfaatkan oleh brand dalam membuat konten atau komunikasi yang tepat.

BACA JUGA Rahasia ZAP Clinic Jadi Klinik Kecantikan Andalan Para Gen Z

Menurut Feriani, beberapa kesamaan ini bisa menjadi patokan bagi brand untuk menunjukkan kehadirannya di ranah digital. Kedua generasi ini cenderung menyukai konten yang singkat dan straight to the point

Dalam era informasi yang serbacepat, perhatian mereka pun begitu mudah teralihkan. Oleh karena itu, brand harus bisa menyampaikan pesan mereka dengan cepat dan jelas.

Di sisi lain, baik Gen Z maupun Milenial memiliki kehati-hatian yang cukup tinggi dalam memilih produk. Mereka berupaya mencari value dari produk yang mereka beli dan tidak mudah percaya pada klaim marketing.

“Kedua generasi ini punya karakter yang tidak mudah percaya, dan lebih berfokus pada nilai uang. Mereka ingin tahu value yang didapatkan dari produk yang dibeli,” ujar Feriani.

Oleh sebab itu, merek perlu memberikan informasi mengenai bahan, proses produksi, dan nilai tambah dari sebuah produk. Adanya ulasan dan testimoni dari konsumen lainnya akan sangat membantu bagi Gen Z dan Milenial.

Gen Z dan Milenial juga memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan. Mereka akan lebih memilih merek yang menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan inklusivitas.

Artinya, bagi Feriani, penting bagi brand untuk mengomunikasikan inisiatif keberlanjutan yang telah dilakukannya untuk menggugah hati Gen Z dan Milenial.

BACA JUGA ZAP Beauty Index 2024: Gen Z Lebih Mudah Terpengaruh pada Klaim Produk

Selanjutnya, baik Gen Z maupun Milenial juga begitu menyukai adanya pengalaman personal yang unik. Dalam hal ini, merek dapat menawarkan produk yang bisa dipersonalisasi atau pengalaman yang interaktif dan menarik.

Strategi Konten 

Dalam kesempatan yang sama, Feriani juga memaparkan mengenai strategi content marketing yang tepat dalam menjangkau Gen Z dan Milenial.

1. Organic Reach 

Kualitas konten menjadi kunci untuk mendapatkan reach yang organik. Konten yang menarik dan bermanfaat lebih mungkin untuk mendapatkan comment, share, dan interaksi lainnya.

2. Category for ads

Untuk iklan, fokus pada kualitas konten yang bisa mengonversi penonton menjadi pelanggan. Konten iklan yang baik tidak hanya menarik perhatian tetapi juga membangun kepercayaan dan minat terhadap brand.

3. Pendekatan Casual dan FGD

Menurut Feriani, penting bagi merek untuk melakukan Casual FGD untuk mendengarkan ide dan feedback dari audiens. Langkah ini bukan hanya memperkuat hubungan dengan audiens, melainkan juga dapat membuat brand terus berkembang dan tetap relevan.

4. Kreativitas dan Konsistensi

Terakhir, merek juga dapat memanfaatkan momen viral untuk menambah exposure

“Ikuti momen yang sedang viral dengan tetap memperhatikan value yang dimiliki dan brand identity. Jangan sampai  terlewat,” ucap Feriani.

Akan tetapi, bukan berarti konten yang disajikan menjadi kaku. Eksplorasi ide-ide baru dalam kampanye marketing dengan memanfaatkan platform digital melalui cara yang kreatif untuk menarik perhatian audiens.

Gen Z dan Milenial adalah pasar yang kompleks namun penuh peluang. Dengan memahami karakteristik dan preferensi mereka, brand bisa mengembangkan strategi digital marketing yang efektif dan tepat sasaran. 

Fokus pada konten singkat, transparansi, keberagaman, personalisasi, dan kualitas adalah kunci untuk memenangkan hati kedua generasi ini.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS