Lifestyle

Cocok Buat Apartemen, Ini Lima Desain Turunan Interior Japandi

Ilustrasi: Dekoruma

Apartemen sebagai hunian sedang digandrungi generasi milenial. Selain relatif lebih murah dibanding rumah tapak, gaya hidup juga memengaruhi minat generasi muda terhadap apartemen. Mulai dari lokasi di tengah kota, akses transportasi yang mudah, sampai fasilitas yang lengkap menjadi daya tarik apartemen. 

Di sisi lain, tak beda dengan rumah tapak, membeli atau sewa apartemen juga memungkinkan kamu untuk bisa mendekorasi apartemenmu sesuai keinginan. Referensi desain interior apartemen juga sudah mudah untuk didapatkan.. 

Nah, buat kalian yang baru mau mengisi apartemen, salah satu rekomendasi desain interior yang minimalis tapi keren adalah Japandi. Apa itu Japandi? Japandi merupakan kepanjangan dari Japanese-Scandinavian.

Japandi hadir dengan dua filosofi dari Jepang dan Skandinavia. Di sini, kamu bisa menemukan unsur wabi-sabi yang berarti keindahan dalam ketidaksempurnaan dan lagom yang artinya keseimbangan gaya hidup.

Dua filosofi ini diturunkan ke dalam bahasa desain yang minimalis dan modern. Mengedepankan estetika yang simpel, multifungsional, dan hemat ruang. Konsep ini bisa diterapkan dari berbagai ruangan di apartemen, mulai dari ruang keluarga, dapur dengan kitchen set, sampai kamar tidur. 

Selain beberapa keunggulan tadi, Japandi juga menawarkan fleksibilitas. Artinya, Japandi juga bisa dikombinasikan dengan gaya desain interior lainnya. Secara umum, terdapat modifikasi dari konsep Japandi konvensional dengan beberapa fitur yang khas. Mengutip dari Dekoruma, berikut sekitar lima desain turunan dari Japandi. 

Japandi Natural

Japandi Natural menghadirkan suasana serta tampilan yang lebih seger dan alami di dalam hunian. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Mulai dari pemilihan mebel, yang kebanyakan terbuat dari material kayu warna muda atau medium, misalnya oak, teak, atau light walnut

Kayu ini bisa diaplikasiin di kursi dan meja makan, kabinet kitchen set, rak buku, meja kopi, sampai partisi ruangan. 

Penggunaan furnitur yang earthy ini digabungin dengan warna-warna yang hangat dan netral kayak krem, beige, kuning pastel, dan abu-abu muda. Ini biasanya dijadiin warna cat tembok atau furnitur berbahan kain.

Jangan lupa tambahkan tanaman hias favoritmu di berbagai sudut ruangan. Japandi Natural tak akan lengkap tanpa tanaman-tanaman hias kekinian kayak sirih gading dan monstera.

Japandi Industrial

Perpaduan gaya Japandi dan industrial juga bakal cocok sama desain interior apartemen kamu. Terutama buat kamu para cowok, Japandi Industrial memberi tampilan yang tangguh, tegas, maskulin, dan enggak neko-neko

Ciri khas desain Japandi Industrial terlihat dari penggunaan material ekspos. Misalnya beton atau semen ekspos yang punya tekstur rough atau batu bata ekspos. Keduanya membuat hunianmu punya tampilan unfinished look khas industrial. 

Lalu, signature style ini digabungkan sama elemen-elemen lain kayak kayu bercorak medium dan gelap, aksen black metal dan logam buat detail-detail desain interior. Ditambah furnitur yang multifungsi supaya hemat ruang (space-saving). 

Japandi Urban

Kalau kamu suka warna-warna cerah, turunan gaya Japandi yang satu ini bakal cocok banget. Beda sama Japandi konvensional, terdapat banyak warna-warna terang di Japandi Urban. Bisa di cat tembok, lemari kitchen set, atau furnitur seperti karpet atau sofa. 

Akan banyak metode colour blocking yang diterapkan dalam Japandi Urban. Ini jadi karakteristik utama Japandi Urban yang mengedepankan nuansa muda, trendi, kosmopolitan, dan urban. Cocok buat kamu masyarakat perkotaan.

Kebanyakan, warna-warna terang ini didominasi sama pastel. Kemudian digabungin dengan furnitur kayu yang coraknya cerah dan sedang. Tidak lupa, elemen Japandi yang akan selalu ada, multifungsi dan space-saving.

Japandi Modern

Japandi menjadi gaya yang minimalis dan modern. Tapi, bukan berarti Japandi tidak bisa tampil mewah. Buat kamu yang ingin tampilan desain interior apartemen yang elegan, Japandi Modern bisa jadi pilihan.

Meskipun mewah, taraf mewahnya masih sesuai sama nilai utama Japandi yang mengutamakan kesederhanaan. Caranya dengan penggunaan warna-warna gelap di furnitur dan dinding aksen seperti hitam, abu-abu, atau biru tua. Biasanya, warna ini dibuat dalam finishing duco

Selanjutnya, detail-detail pada furnitur yang bakal bikin nuansa Japandi Modern ini kian kental. Bisa dari aksen metal yang mengilap, seperti emas atau brass yang diaplikasikan secara strategis dan subtle. Misalnya, pada gagang lemari dapur atau tarikan laci di kitchen set. Finishing keran air di bak cuci, atau bingkai lampu gantung. 

Japandi Klasik

Desain turunan Japandi yang terakhir adalah kombinasi Japandi konvensional dan modern klasik. Konsep ini masih mempertahankan unsur-unsur Japandi yang fungsional dan simpel, tapi ditingkatkan lagi dengan furnitur-furnitur yang berprofil dan tegas ala modern klasik.

Hal ini bisa kelihatan dari panel-panel yang punya garis timbul atau pahatan khas desain klasik modern. Sering dipakai untuk bagian-bagian furnitur seperti laci rak TV, pintu lemari baju, atau apapun yang bentuknya papan. Ada pula gagang pintu panjang atau kenop bulat di panel-panel. 

Sebagai perbandingan, desain Japandi lain lebih suka pintu atau lemari yang tanpa kenop (knobless). Buat kamu yang ingin desain interior apartemen dengan tampilan lebih vintage, ini bisa jadi pilihan. 

Terakhir, fitur-fitur ini dipadukan dengan warna-warna monokrom khas Japandi seperti putih. Ditambah, furnitur kayu bercorak terang dan sedang.

Terbayang kan, betapa fleksibelnya Japandi buat desain interior hunianmu? Baik Japandi konvensional atau turunan-turunannya, Japandi akan selalu sesuai buat kamu yang suka desain minimalis yang berkarakter. 

Most Popular








To Top