Dikenal Minim Perawatan, Ini Cara agar Mesin Diesel Tetap Awet

marketeers article
Ilustrasi mesin diesel. (FOTO: 123RF)

Mesin diesel banyak digemari karena relatif minim perawatan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat mesin tanpa busi itu tetap awet.

Business Development Coordinator PT Timurraya Kurniamanunggal (TRKM), Yese Simanjuntak mengataka diesel merupakan engine dengan kompresi yang sangat tinggi sehingga mampu menyajikan tenaga dan torsi yang besar. Oleh karena itu, perusahaan distributor oli Deltalube tersebut menilai diperlukan sejumlah langkah perawatan agar engine mampu berjalan dengan awet dan optimal.

Pertama, perawatan diesel dapat dilakukan dengan selalu menggunakan bahan bakar yang sesuai. Pasalnya, saat ini bahan bakar diesel ditawarkan dalam beragam produk sehingga pengendara perlu memastikan produk yang digunakan adalah bahan bakar yang paling sesuai dengan kendaraanya.

“Gunakan bahan bakar diesel dengan kandungan sulfur yang rendah dan kadar cetane tinggi untuk membuat engine dapat bekerja optimal dan minim gangguan,” kata Yese dalam keterangan pers kepada Marketeers, Selasa (11/7/2023)

Kandungan sulfur sendiri perlu diperhatikan karena kandungan yang tinggi akan membuat sistem distribusi bahan bakar terganggu, performa engine turun, dan mengurangi usia mesin.

BACA JUGA:  Lebih Mahal Rp 12 Juta, Suzuki New XL7 Bawa Mesin Hybrid

Oleh karena itu, pemilihan bahan bakar jadi salah satu hal yang vital terutama pada diesel common rail yang kini banyak digunakan dalam mesin dengan standar emisi Euro 4. Kedua, pengendara disarankan untuk selalu memeriksa kondisi filter bahan bakar dan filter udara. 

Pasalnya, kedua filter ini memiliki peran penting dalam menghindari partikel kecil berbahaya yang masuk ke dalam mesin. Komponen ini tentu perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam ruang bakar.

BACA JUGA:  Mengulik Evolusi Mesin Diesel Pajero Sport

Ketiga, periksa volume oli mengingat diesel adalah engine dengan kompresi tinggi maka diesel engine hadir dengan temperatur mesin yang juga tinggi. Dengan begitu, performa dan durabilitas juga sangat bergantung pada oli mesin. 

Oleh karena itu, pengendara harus rutin melakukan pemeriksaan volume oli, pemeriksaan kualitas oli mesin dan penggantian oli secara rutin. Dengan beragam cara itu, maka diesel engine bisa terhindar dari beragam gejala kerusakan.

Beberapa kerusakan pada diesel sendiri di antaranya adalah mesin kasar, mesin terasa tak bertenaga, boros bahan bakar dan asap yang berlebihan.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS