Dukung Hari Disabilitas, Permata Bank Hadirkan Dua Program

profile photo reporter Dyandramitha Alessandrina
DyandramithaAlessandrina
06 Desember 2021
marketeers article
Disable paper figures concept on background
Hari Disabilitas Dunia jatuh pada 3 Desember. Bertepatan dengan momen tersebut, PermataBank bersama mitra strategisnya, PreciousOne, menyelenggarakan program pendampingan bagi unit mikro, kecil dan menengah disabilitas, yaitu BANGGA.
Tak hanya itu, PermataBank juga bekerja sama dengan Thisable untuk memberikan program pelatihan vokasional dan kesiapan kerja bagi lebih dari 30 penyandang disabilitas di area Jakarta. Kedua program tersebut merupakan bagian dari PermataBRAVE (People with Disabilities Empowerment Program) yang diluncurkan PermataHati, CSR Permata Bank.
Richele Maramis, Head of Corporate Affairs PermataBank mengatakan bahwa PermataBank memiliki misi untuk menjadi agen perubahan bagi komunitas penyandang disabilitas. Melalui PermataBRAVE, PermataBank berkomitmen untuk mendukung mereka agar lebih berdaya, siap bersaing, dan memiliki hidup yang lebih maju,
“Sejak lahirnya PermataBRAVE tahun 2017 lalu, kami telah menyelenggarakan berbagai program edukasi literasi keuangan dan pengembangan kompetensi bagi komunitas penyandang disabilitas. Tahun ini, kami ingin memperkuat komitmen kami dan berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Indonesia yang setara,” jelas Richele.
Deka Kurniawan, Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas menyambut baik pelaksanaan program PermataBRAVE. Menurutnya, membangun lingkungan masyarakat yang setara bagi siapa pun adalah tanggung jawab semua.
“Kami sangat mengapresiasi langkah PermataBank yang memberikan kesempatan pengembangan kapabilitas diri bagi komunitas disabilitas. Kami harap program ini tepat sasaran dan bisa membuktikan bahwa perbedaan karena disabilitas tidak perlu menjadi halangan untuk meraih kesuksesan,” sahut Deka.
Program pendampingan usaha kecil dan menengah (UKM) disabilitas BANGGA dilakukan telah diadakan sebanyak dua kali selama masing-masing dua bulan dan telah menjangkau 37 peserta penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia. Selama mengikuti program, peserta mendapatkan kelas-kelas pengayaan strategi bisnis seperti branding, proses bisnis, fotografi produk, dan pengelolaan finansial bisnis, serta pembinaan intensif dari mentor.
PermataHati juga bekerja sama dengan Thisable dalam memberdayakan penyandang disabilitas dengan menyediakan kesempatan pelatihan vokasional dan kesiapan kerja. Pelatihan yang diberikan meliputi pelatihan barista, telesales, dan hospitality. Kerja sama ini juga mencakup pemberian beasiswa bagi penyandang disabilitas yang duduk di bangku kuliah, serta pemberian alat bantu mobilitas bagi yang membutuhkan.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related