Dukung Proyek Infrastruktur dan Irigasi, WSPB Siapkan Produk Sloof

marketeers article
Sloof. (FOTO: Dok WSBP)

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), unit usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengeluarkan produk Sloof demi mendukung proyek infrastruktur jalan dan irigasi. Hal itu sekaligus menjawab potensi pasar yang masih tinggi di pasar precast tahun 2023.

“Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar infrastruktur, WSBP tengah memproduksi salah satu produk baru, Sloof. Kami melihat peluang tinggi untuk pasar precast di tahun ini, di mana Pemerintah juga mengejar penyelesaian proyek-proyek pembangunan infrastruktur,” kata Sugiharto, Director of Operations WSBP dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/1/2023).

Sugiharto mengatakan sebagai produk baru, Sloof langsung dipesan untuk berbagai proyek, antara lain Proyek Jalan Kamojing Telar Barugbug di Karawang dan Proyek Rehabilitasi, Peningkatan dan Modernisasi Jaringan Irigasi Salamdarma di Subang. Kedua proyek ini disuplai dari Plant Subang, Plant Sadang, dan Plant Karawang.

BACA JUGA: Naik 766%, Laba Bersih Waskita Karya Kuartal III Capai Rp 578 Miliar

Hingga saat ini, total progres produksi pemenuhan order produk Sloof untuk proyek Proyek Jalan Kamojing Telar Barugbug dari ketiga plant tersebut sebesar 34,29%, yang mana rata-rata kapasitas produksi sebanyak 123 batang per hari. Per awal Januari 2023, total progres suplai Proyek Jalan Kamojing Telar Barugbug JOP70 telah mencapai 8,53%.

“Kami berkomitmen target penyelesaian pengiriman pada triwulan I 2023,” ujar Sugiharto.

Total progres produksi pemenuhan order produk Sloof untuk proyek Jaringan Irigasi Salamdarma sebesar dari ketiga plant tersebut sebesar 15,26%, yang mana rata-rata kapasitas produksi sebanyak 30 batang per hari. Untuk proses suplai Proyek Rehabilitasi, Peningkatan dan Modernisasi Jaringan Irigasi Salamdarma masih dalam proses konfirmasi terkait jadwal pengiriman.

BACA JUGA: WSBP Kebut Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan

Sugiharto memastikan pengiriman Sloof akan sesuai kebutuhan proyek dan jadwal yang telah ditentukan. Dia mengatakan dalam menjaga kualitas dari produk perseroan memastikan seluruh proses dari penerimaan material sampai barang sampai di proyek sesuai dengan quality plan dan prosedur yang sudah ditetapkan.

Proses evaluasi terhadap mutu juga dilakukan secara harian untuk mendapatkan hasil produk yang optimal dan sesuai dengan permintaan proyek.

“Standar K3 menjadi hal fundamental yang selalu kami tekankan kepada tim. Selain keselamatan, kebersihan area juga sangat kami perhatikan dan menjadi budaya pada setiap pekerjaan di lingkungan WSBP,” ucap Sugiharto.

Related

award
SPSAwArDS