Jadi Anggota ITF G20, GudangAda Targetkan Peningkatan Literasi Digital

marketeers article
SVP Marketing & Communication GudangAda, Yuanita Agata menyerahkan plakat simbolis kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Mira Tayyiba. | Foto: GudangAda

Peningkatan literasi digital menjadi salah satu target utama GudangAda dalam menjalankan bisnisnya. Hal tersebut kini diperkuat dengan bergabungnya perusahaan sebagai anggota Industry Task Force (ITF) G20 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Perusahaan terlibat dalam ITF bukan hanya sebagai salah satu penyedia platform digital, namun mereka juga memiliki misi untuk mendorong peningkatan literasi digital para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM). Caranya adalah melalui solusi bisnis digital terintegrasi yang ada serta mengedukasi para mitra UKM secara rutin.

BACA JUGA: GudangAda Ajak Mitra Pedagang Tingkatkan Literasi Digital

Keterlibatan dalam ITF juga menjadi wujud komitmen GudangAda dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah untuk membangun ekosistem digital yang inklusif di Indonesia. 

“Saat ini aplikasi kami sudah diunduh sekitar satu juta pedagang di lebih dari 500 kota di seluruh Indonesia. Namun, kami tidak akan berhenti di situ. Berbagai inisiatif edukasi akan diadakan secara berkelanjutan bagi mitra,” ujar Stevensang, Founder dan CEO GudangAda dalam pernyataan resminya.

BACA JUGA: GudangAda Fokus Perkuat Rantai Pasok Industri lewat Ekosistem Digital

Sejak awal tahun 2022, GudangAda telah meluncurkan program 1 Juta Warung sebagai komitmen mereka dalam meningkatkan literasi digital. Program lain yang mereka lakukan adalah Melek Digital, hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Literasi digital yang dimiliki pelaku bisnis UKM ini diharapkan dapat membentuk daya saing yang kuat bagi bisnis mereka. Sebagai kontributor utama bagi ekonomi nasional, UKM dapat memanfaatkan platform digital secara optimal untuk bertahan di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Sebagai penyedia layanan e-commerce B2B yang memberdayakan pemangku kepentingan rantai pasok fast moving consumer goods (FMCG), Gudang Ada memiliki marketplace yang memungkinkan produsen serta pedagang grosir dan eceran melakukan jual-beli barang dengan lebih efisien. Selain itu, aplikasi GudangAda Solusi juga menawarkan kemudahan pengelolaan operasional harian toko serta manajemen stok barang dagangan. 

Melengkapi ekosistem tersebut, GudangAda Logistik hadir menyediakan layanan antarbarang dengan harga kompetitif.

Editor: Ranto Rajagukgu

Related

award
SPSAwArDS