Kalibrr: Rekrutmen Management Trainee Bisa Dilakukan Secara Daring

profile photo reporter Muhammad Perkasa Al Hafiz
MuhammadPerkasa Al Hafiz
05 Juli 2021
marketeers article
Perusahaan teknologi Kalibrr sedang mengomunikasikan inovasi yang memungkinkan proses rekrutmen karyawan  secara virtual. Termasuk, rekrutmen tenaga management trainee (MT) yang sedang banyak dilakukan oleh perusahaan.
Saat ini proses tes bisa dilaksanakan secara online dan tanpa perlu aktivitas tatap muka. Proses ini  tetap bisa diselenggarakan, diawasi, dan dievaluasi secara komprehensif,” ujar penanggung jawab pelaksanaan asesmen di Kalibrr Indonesia Kinanti Margining Widi.
Di samping itu, Kinanti mengatakan bahwa Kalibrr juga bisa memfasilitasi perusahaan dalam mendapatkan kandidat yang kompeten sesuai bidangnya dengan memberikan beragam variasi soal.
Kami menyediakan paket soal seperti logika, ketelitian, dan kemampuan negosiasi. Paket ini didukung dengan fitur proctoring dan pengecekan plagiarisme dihadirkan oleh Kalibrr dengan harapan bisa membantu proses penyaringan awal ini secara mendalam,” ucapnya.
Kalibrr mengklaim pihaknya juga dapat memfasilitasi diskusi antarkandidat secara daring bersama dengan penguji. Begitu juga aktivitas focus group discussion (FGD) melalui  layanan konferensi video.
Salah satu perusahaan yang telah bermitra dengan Kalibrr dalam penyelenggaraan online assessment adalah Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia. Program MT, seperti Graduate Trainee Program yang diselenggarakan oleh CCEP menjadi incaran banyak kandidat.
CCEP bekerja sama dengan Kalibrr untuk mengelola online assessment program-programnya, mulai dari penyediaan paket soal assessment, pembuatan kriteria skor penilaian, hingga komunikasi dengan kandidat sebelum dan selama tes.
Dengan fitur ini, Kaliber mengomunikasikan  bahwa proses seleksi daring tidak seharusnya menjadi hambatan bagi perusahaan untuk dapat menggali kompetensi para kandidat secara kritis dan menyeluruh. 
“Melalui teknologi, Kalibrr menduplikasikan proses yang semula offline menjadi online tanpa menghilangkan aspek human touch. Begitu juga komunikasi efektif yang krusial dalam proses rekrutmen,” tutup Kinanti.

Related