AI Diproyeksikan Membuat Penjualan Cip Qualcomm di Cina Naik 40%

marketeers article
Ilustrasi kantor Qualcomm (FOTO: 123RF)

Qualcomm memproyeksikan penjualan kuartal ketiga yang diprediksikan naik hingga 40%. Penjualan tersebut berada di atas perkiraan karena juga mendapat manfaat dari kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan segmen IoT (Internet of Things) serta otomotif.

Analis IDC, Nabila Popal mengatakan, penjualan ke produsen smartphone di Cina diperkirakan melonjak 40%, karena para pembeli di sana cenderung beralih ke perangkat dengan harga lebih tinggi yang dapat mengoperasikan chatbot AI.

“Vendor-vendor Cina yang biasanya lebih mengandalkan MediaTek, akan mulai memanfaatkan cip high-end milik Qualcomm karena mereka tertarik untuk menggunakan kecerdasan buatan,” kata analis IDC Nabila Popal dikutip dari Reuters, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA: Rilis Cipset Baru, Qualcomm Kenalkan Snapdragon 8s Gen 3

Akibatnya, saham merek Amerika Serikat (AS) itu naik sekitar 10% menjadi all time high dalam lebih dari dua tahun pada hari Kamis, karena Qualcomm menandakan pemulihan permintaan yang didorong oleh kecerdasan buatan terutama di Cina.

“Pemulihan permintaan itu menyumbang potensi keuntungan tambahan bagi Qualcomm karena sebagian besar pemulihan juga akan didorong oleh original equipment manufacturer atau OEM Cina tahun ini, setelah dua tahun yang sulit,” lanjut Popal

Jika perusahaan bisa mempertahankan prediksi tersebut, maka perusahaan berpotensi untuk menambah nilai pasar lebih dari US$ 18 miliar.

BACA JUGA: Qualcomm Bocorkan Tanggal Rilis Snapdragon 8 Gen 4 SoC, Ini Detailnya

Menurut data preliminer dari firma riset IDC, dalam segmen high-end, kehebohan AI dan smartphone yang dapat dilipat memungkinkan vendor smartphone Android untuk semakin membedakan diri dari Apple dan menarik minat lebih banyak dari konsumen Cina pada kuartal pertama tahun 2024.

“Kami optimis bahwa angka-angka dapat meningkat, mengingat siklus Android yang suram tahun lalu,” kata analis di Wolfe Research.

Saat ini, saham Qualcomm naik 9,7% menjadi US$ 180,31 dalam perdagangan awal, yang siap menambahkan keuntungan 13,5% tahun ini. Tak heran, setidaknya 14 analis meningkatkan target harga mereka pada Qualcomm.

Related