Kuartal I 2024, Pendapatan Tencent Tumbuh 6%

marketeers article
Tencent. (Sumber: 123rf)

Tencent, raksasa teknologi asal Cina mengantongi pendapatan sebesar 159,5 miliar yuan (US$ 22 miliar) pada kuartal I 2024, atau naik 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi yang melampaui ekspektasi LSEG itu disokong dari bisnis utama game serta kenaikan profitabilitas di divisi periklanan dan bisnis servis.

Dilansir dari CNBC, Selasa (14/5/2024), laba yang diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan mencapai 41,9 miliar yuan pada periode itu. Adapun laba bersih yang disesuaikan Tencent naik 62% secara year on year (yoy), menandai pertumbuhan tercepat sejak kuartal I 2021. 

Bisnis aplikasi perpesanan Tencent, yaitu WeChat telah pulih setelah mengalami penurunan pendapatan tahunan pertamanya pada tahun 2022. Perusahaan ini memulai efisiensi pada tahun tersebut dan keluar dari bisnis non-inti, dalam upaya untuk fokus pada divisi game, iklan dan cloud.

BACA JUGA: Riot Games, Unit Bisnis Tencent PHK 11% Pekerja

Tencent melaporkan pendapatan untuk bisnis game-nya di Cina turun 2% yoy pada kuartal I 2024, membaik ketimbang pada kuartal IV 2023 yang merosot 3%. Pendapatan game internasional pada kuartal I 2024 naik 3% yoy, lebih baik dari peningkatan 1% untuk kuartal terakhir 2023.

Tencent menambahkan pertumbuhan ini berkat peningkatan jumlah pemain PUBG Mobile dan kembalinya popularitas game-game dari studionya, Supercell. Namun, pertumbuhan divisi game Tencent diakui masih lemah.

“Selama kuartal pertama 2024, sejumlah game terkemuka kami di Cina dan internasional mulai mendapatkan keuntungan dari restrukturisasi tim yang kami lakukan, menghasilkan peningkatan pendapatan bruto game dan menciptakan fondasi bagi pendapatan game kami untuk melanjutkan pertumbuhan pada kuartal-kuartal berikutnya,” tulis Tencent dalam laporannya. 

BACA JUGA: Game Online Diatur, Tencent Kehilangan Nilai Pasar US$ 43,5 Miliar

Bisnis-bisnis lain Tencent juga membantu perusahaan pada kuartal I tahun ini. Divisi periklanan online membukukan pendapatan 26,5 miliar yuan, naik 26% yoy. 

Perusahaan mengaitkan hal ini dengan peningkatan keterlibatan di berbagai fitur di WeChat dan kenaikan berkelanjutan dari infrastruktur periklanan berbasis AI milik Tencent. Laba bruto untuk bisnis iklan tumbuh 66% yoy menjadi 14,5 miliar yuan. 

Unit fintech dan bisnis servis Tencent, yang mencakup layanan pembayaran mobile WeChat Pay dan divisi cloud, membukukan kenaikan pendapatan sebesar 7% yoy menjadi 52,3 miliar yuan. 

BACA JUGA: Tak Mau Tertinggal dengan ChatGPT, Tencent Rilis Model AI untuk Bisnis

“Kami terus mengembangkan sumber pendapatan utama, termasuk iklan di Video Accounts dan Weixin Search, biaya layanan platform Mini Games, dan biaya layanan teknologi e-commerce, yang berkontribusi pada pertumbuhan laba bruto dan laba operasional kami yang melebihi pertumbuhan pendapatan kamu,” tutur Tencent.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related