Libur Panjang Waisak, Kereta Cepat Whoosh Angkut 21.000 Penumpang

marketeers article
Ilustrasi Stasiun Kereta Cepat Whoosh. (FOTO: Marketeers/Eric)

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan kereta cepat Whoosh telah mengangkut 21.000 penumpang per hari pada periode libur panjang Hari Raya Waisak 2024. Bahkan, pada Sabtu (25/5/2024) volume penumpang mengalami peningkatan hingga 30% dibandingkan hari biasa.

“Peningkatan volume penumpang sudah terjadi sejak H-1 libur panjang pada Rabu (22/5/2024) dengan rata-rata mencapai 21.000 penumpang per hari,” kata Eva Chairunisa, GM Corporate Secretary KCIC di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/5/2024).

BACA JUGA: Transformasi KAI Demi Masa Depan Perkeretaapian Indonesia

Eva menyatakan peningkatan volume penumpang pada momen libur panjang ini terlihat stabil. Secara rata-rata pada hari normal, KCIC hanya melayani 16.000 penumpang.

“Jumlah penumpang meningkat sekitar 30% jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, di mana KCIC melayani sebanyak 16.000 penumpang,” ujarnya.

BACA JUGA: Arus Balik Lebaran, KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api 20%

Untuk mengakomodasi peningkatan volume penumpang, KCIC telah menyiapkan 48 perjalanan dengan ketersediaan kursi sebanyak 28.000 per hari.

“Dengan meningkatnya jumlah perjalanan, masyarakat memiliki banyak alternatif jadwal sesuai kebutuhan mereka. Penumpang bisa lebih menyesuaikan merencanakan perjalanan karena ada lebih banyak pilihan jadwal,” ucap dia.

BACA JUGA: Kereta Cepat Whoosh Dorong Kunjungan Wisatawan di Bandung

Adapun mayoritas penumpang keberangkatan Halim turun di Stasiun Padalarang dan melanjutkan perjalanan dengan KA Feeder menuju Stasiun Bandung. Dia menambahkan pada periode tersebut, KCIC tetap menjual tiket dengan skema “dynamic pricing” atau tarif dinamis dengan menawarkan harga lebih hemat pada periode perjalanan tertentu.

“Menyambut periode libur panjang ini, KCIC menerapkan skema tarif dinamis dimana tarif kereta menyesuaikan hari dan jam keberangkatan hingga rute yang dipilih dengan tarif termurah Rp 150.000 di jam-jam tertentu,” kata Eva.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS