Consumer Goods

Lirik Potensi Gaya Hidup Sehat, Sasa Kenalkan Tepung Bumbu Bervitamin

Sumber: Sasa

Sudah bukan rahasia lagi bahwa masyarakat Indonesia sangat menyukai gorengan. Mulai dari gorengan tanpa tepung hingga penggunaan tepung. Jika melihat jenis masakan yang digoreng menggunakan tepung pun, seakan-akan semua bahan bisa digoreng, Sebut saja ayam, daging, seafood, hingga sayur dan buah.

Gorengan tidak berbahaya jika dikonsumsi dengan benar. Artinya, bahan-bahan yang berkualitas, cara masak yang benar, dan cara konsumsi yang seimbang. Jika tiga hal ini tidak diperhatikan, dikhawatirkan timbulnya penyakit seperti kolesterol dan jantung akibat kandungan minyak. Tidak hanya itu, terlalu banyak mengonsumsi olahan terigu juga tidak terlalu baik untuk kesehatan.

Meskipun begitu, tentu kehidupan masyarakat Indonesia tidak bisa benar-benar lepas dari goreng-gorengan. Kini, tengah berkembang tren pola hidup sehat yang juga menumbuhkan tren makan sehat. Menanggapi pasar yang sama-sama berpotensi besar, Sasa meluncurkan Tepung Bumbu Platinume Care+. Produk ini merupakan inovasi Sasa tepung bumbu untuk menghadirkan tepung bermulti vitamin yang tidak akan hilang saat digoreng dalam rangka mendukung kelengkapan gizi keluarga Indonesia.

“Kami memahami apa yang disukai masyarakat Indonesia, salah satunya tingginya minat terhadap gorengan. Pengetahuan ini kami padukan dengan tanggung jawab untuk menghadirkan makanan berkualitas, Sasa Platinum Care+ menjadi cara kami memenuhi nutrisi dan memberikan manfaat kesehatan kepada keluarga di Indonesia melalui makanna kesukaan mereka,” jelas Albert Dinata, GM Marketing PT Sasa Inti, Rabu (27/01/2021).

Urgensi pemenuhan gizi masyarakat ini didukung oleh data Riskesdas 2018 yang mengatakan prevalensi kurang gizi di Indonesia mencapai anga 17,7 persen. Hal ini masih jauh dari target pemerintah yang tengah menjalankan visi Indonesia 2045 yang menekankan pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Albert mengutarakan value purpose inovasi barunya salah satunya adalah mendukung upaya pemerintah mewujudkan Indonesia lebih sehat.

Sasa Platinum Care+ ditandai dengan kemasan baru berlogo fortifikasi (Sumber: Sasa)

Sasa Platinum Care+ merupakan tepung terfortifikasi dengan kandungan zat besi, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan. Albert mengklaim bahwa teknologi yang dikembangkan Sasa membuat gizi yang terkandung tidak akan hilang saat proses penggorengan.

“Inovasi produk ini sendiri telah melewati rangkaian riset mendalam pada konsumen dan diskusi dengan stakeholder sehingga Sasa menjamin pengembangannya berasal dari banyak sudut pandang,” kata Susi Purnama, Head of R&D PT Sasa Inti menanggapi.

Sasa kemudian memperkuat klaimnya dengan mendapatkan sertifikasi BPOM. Dari sini, Merek ini semakin yakin bahwa produknya bisa menjadi solusi pemenuhan gizi yang terjangkau.

Berbicara tentang harga, Albert juga menegaskan bahwa kehadiran inovasi fortifikasi pada produk tepung bumbu-nya tidak akan mempengaruhi peningkatan harga.

“Harga masih sama seperti yang ada di pasar sekarang. Penambahan manfaat tidak harus selalu diikuti peningkatan harga,” tambahnya.

Sasa Tepung Bumbu Platinum Care+ rencananya akan mulai tersedia di seluruh Indonesia pada bulan Februari 2021. Produk dengan inovasi baru ini ditandai dengan logo Platinum Care+ di sisi bawah muka kemasan. Sasa akan melakukan distribusi secara merata untuk mewujudkan misi pemenuhan gizi masyarakat.

“Pemenuhan nutrisi bisa dilakukan dengan kreasi makanan berkualitas yang diimbangi dengan gaya hidup sehat seperti menjaga pola makan dan olahraga teratur,” tutup Albert.

Editor: Ramadhan Triwijanarko

MARKETEERS X








To Top