NVIDIA Rencana Rilis Platform AI Bernama Rubin pada 2026

marketeers article
NVIDIA Rencana Rilis Platform AI pada 2026 (FOTO:123RF)

Nvidia mengumumkan rencananya untuk meluncurkan platform cip AI (Artificial Intelligence) generasi berikutnya. Platform yang diberi nama Rubin ini akan diluncurkan pada tahun 2026.

Jensen Huang, Chief Executive Nvidia mengungkapkan informasi ini pada hari Minggu di Universitas Nasional Taiwan di Taipei, dalam rangkaian acara Computex trade show. Menurut laporan Reuters pada Rabu (5/6/2024), keluarga cip Rubin akan mencakup prosesor grafis GPU atau graphic processing unit dan prosesor sentral atau CPU (central processor unit) baru, serta cip jaringan.

Namun, Huang tidak memberikan banyak rincian tambahan tentang platform ini. CPU baru dari Nvidia akan diberi nama Versa, sementara cip grafis baru yang digunakan untuk mendukung aplikasi AI akan dilengkapi dengan memori bandwidth tinggi generasi berikutnya yang diproduksi oleh perusahaan seperti SK Hynix, Micron, dan Samsung.

BACA JUGA: Rebutan Urutan Kedua, NVIDIA Incar Posisi Apple

Huang juga mengungkapkan bahwa perusahaan kini berencana merilis keluarga cip AI baru setiap tahun. Langkah ini mempercepat jadwal rilis sebelumnya yang kira-kira setiap dua tahun.

Dengan mendominasi sekitar 80% pasar chip AI, Nvidia berada dalam posisi unik sebagai penggerak utama sekaligus penerima manfaat terbesar dari perkembangan AI yang pesat.

NVIDIA pun dinilai menjadi perusahaan yang berpotensi menggeser Apple sebagai perusahaan paling berharga kedua di dunia.

BACA JUGA: Perkuat Ekosistem Bisnis, Indosat Gandeng NVIDIA

Lonjakan nilai saham Nvidia yang signifikan baru-baru ini telah meningkatkan kapitalisasi pasar perusahaan hingga mendekati posisi Apple.

Dikutip dari Companies Market Cap pada Kamis (30/5/2024), Apple saat ini memiliki valuasi senilai US$ 2.917 triliun. Di bawahnya persis bertengger NVIDIA, dengan valuasi senilai US$ 2.824 triliun.

Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh permintaan tinggi untuk produk-produk NVIDIA, terutama dalam bidang kecerdasan buatan dan komputasi berbasis grafis.

Editor: Eric Iskandarsjah 

Related

award
SPSAwArDS