Perbankan Selektif Rekrut Bankir Muda untuk Dukung Digitalisasi

marketeers article
Perbankan Selektif Rekrut Bankir Muda untuk Dukung Digitalisasi. (123rf.com)

Perubahan lanskap layanan dan solusi perbankan yang makin digital membuat kebutuhan akan profesional muda yang mahir dalam teknologi digital kian meningkat. Peran mereka menjadi kunci dalam membentuk masa depan perbankan di Indonesia.

Nailul Huda, pengamat ekonomi dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengakui perubahan ini sangat terlihat dengan adanya pergeseran transaksi keuangan yang mayoritas dilakukan secara online. Bahkan, banyak orang melakukan beragam pembayaran bisa diakses dengan mudah lewat smartphone.

“Terdapat pergeseran dari transaksi keuangan luring ke daring, terutama dalam hal transaksi kecil seperti pembayaran dan transfer,” kata Nailul Huda.

Transformasi transaksi dari offline ke online hanya mengubah cara transaksi perbankan yang lebih sesuai dengan gaya hidup generasi milenial dan Gen Z. Hal ini juga menuntut internal perusahaan perbankan untuk menjadi lebih fleksibel dalam menghadapi perkembangan zaman.

BACA JUGA: Market Cap Meningkat, BSI Naik Peringkat di Perbankan Syariah Global

Menyikapi tantangan tersebut, perbankan harus beradaptasi, baik dalam memberikan pengalaman terbaik bagi generasi milenial dan Gen Z maupun dalam merekrut generasi tersebut sebagai karyawan. Nailul menekankan pentingnya kemampuan analisis risiko dan penggunaan big data dalam proses transaksi keuangan.

Sementara itu, Evi Damayanti, Chief Human Capital PT Bank Danamon Indonesia Tbk menjelaskan program Management Trainee tetap menjadi andalan untuk menghadirkan bankir muda yang profesional di industri perbankan. Program tersebut memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik untuk bergabung dan berkembang di perbankan.

“Program DBT dan DTT merupakan kesempatan bagi para lulusan terbaik untuk menjadi pemimpin masa depan di industri perbankan dan IT,” ujar Evi.

Menurut Evi, program tersebut melatih para peserta melalui in-class training dan proyek-proyek yang menantang untuk memperkuat kemampuan dan keterampilan mereka.

BACA JUGA: Gandeng BNI, Krakatau Sarana Properti Hadirkan Layanan Perbankan Digital

Dengan demikian, tantangan transformasi digitalisasi dalam perbankan tidak hanya mengubah cara transaksi, tetapi juga mengubah paradigma dalam merekrut dan melatih sumber daya manusia yang akan menjadi tulang punggung industri perbankan di masa depan.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related