Performance Marketing: Keluarkan Biaya Hanya Jika Menghasilkan

marketeers article
Performance marketing | sumber: 123rf

Apa metrik yang paling dicari dan dikejar dari digital marketing campaign? Setiap marketer sukses akan selalu berorientasi pada hasil. 

Dengan begitu, performance marketing jadi salah satu pilihan strategi yang diincar para marketer. Namun, tentu tetap ada masalah terhadap hal tersebut. 

Anda mungkin tidak selalu mendapatkan apa yang Anda inginkan. Sering kali strategi marketing yang Anda lakukan gagal. 

Biaya pemasaran yang Anda keluarkan menjadi terlihat sia-sia. Bukankah lebih menguntungkan jika Anda hanya membayar campaign yang berhasil saja? 

Anda hanya membayar ketika strategi yang Anda hasilkan memberikan hasil yang Anda inginkan. Jika Anda lebih memilih strategi seperti itu, maka performance marketing adalah strategi yang tepat untuk bisa Anda coba terapkan.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai performance marketing yang bisa Anda pelajari:

Apa itu performance marketing?

Melansir dari Neil Patel, performance marketing juga disebut sebagai results-based marketing yang mana Anda hanya perlu membayar ketika mendapatkan hasil yang sesuai dengan target. Dengan begitu, Anda tak perlu lagi membayar biaya pemasaran bulanan atau tahunan. 

Hal ini tentu berbeda jika Anda melakukan pemasaran tradisional yang mengharuskan Anda untuk membayar pada awal dan tidak ada garansi ketercapaian hasil. 

Hasil ini dapat berupa indikator-indikator pengukuran, seperti aplikasi yang diinstal, ad views, page clicks, ad clicks, social media engagement hingga sales

Sebagai marketer, Anda dapat menggunakan pengukuran hasil tersebut untuk membuat keputusan dan mengevaluasi kinerja dari pemasaran Anda. 

BACA JUGA: Jadikan Content Marketing sebagai Jembatan Merek Menuju Viral

Misalnya, Anda dapat mengubah strategi pemasaran, merencanakan iklan baru, mencari keywords baru, dan selalu bereksperimen dengan A/B testing. Ketika Anda menjadi performance marketer, Anda dapat berfokus untuk mengoptimasi berbagai campaign agar dapat menghasilkan lebih banyak konversi hingga nantinya menghasilkan sales. 

Selain Anda hanya membayar ketika goals tercapai, campaign Anda juga jauh lebih rendah risiko, memiliki garansi return on investment (ROI), dan memiliki kontrol yang lebih terhadap pengeluaran iklan Anda.

Keunggulan performance marketing

Terdapat beberapa keunggulan dari performance marketing yang bisa Anda peroleh.

1. Pengukuran yang sederhana

Keunggulan dari strategi pemasaran ini adalah mudah untuk diukur. Anda dapat dengan mudah mengevaluasi kesuksesan campaign, sehingga bisa mengoptimalkan hasil yang ingin dicapai.

BACA JUGA: 5 Tips Membuat Strategi Content Marketing, Bikin Audiens Pasti Melirik

2. Meningkatkan insights

Performance marketing menyajikan pandangan yang menyeluruh mengenai strategi yang Anda lakukan, mulai dari performa penjualan, kinerja iklan di media sosial, dan engagement CTA. Makin banyak informasi yang bisa Anda dapatkan, akan kian baik Anda dalam mengambil keputusan. Keputusan Anda akan didorong berdasarkan data.

3. Rendah risiko

Melihat dari bisnis perspektif, performance marketing jauh lebih rendah risiko terhadap keuangan. Hal ini kembali berkaitan dengan akurasi data yang sangat berkorelasi positif terhadap kesuksesan campaign. 

Data yang akurat akan menekan risiko kegagalan campaign, sehingga dapat meningkatkan return on investment (ROI). 

Demikianlah penjelasan mengenai performance marketing beserta keunggulan yang bisa Anda peroleh. Sebelum menerapkan strategi tersebut, penting bagi Anda untuk menentukan goals, menentukan keyword yang tepat, memonitor hasil, dan memilih kanal pemasaran yang tepat.

BACA JUGA: 6 Langkah Membuat Content Marketing Strategy, Jitu dan Tepat Sasaran!

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS