Rakit Seri CX, Mazda akan Dirikan Pabrik Perakitan di Indonesia

marketeers article
Mazda CX-60 (Foto: Marketeers/Hafiz)

Pasar kendaraan sport utility vehicle (SUV) terus berkembang di Tanah Air. Tren dan potensi ini pun dilihat juga oleh PT Eurokars Motor Indonesia dalam mengembangkan brand Mazda di Indonesia.

Untuk memperkuat lini produk kendaraan SUV, Mazda pun berencana mendirikan pabrik perakitan di Indonesia. Di sisi lain, pembangunan pabrik local assembly ini merupakan permintaan dari pemerintah Indonesia. Dan Mazda menjawab permintaan tersebut.

Kami perlu persiapan yang sangat matang untuk membuat pabrik perakitan lokal ini. Ada beberapa tahap yang akan kami lalui,” ujar Ricky Thio, Managing Director dari PT Eurokars Motor Indonesia kepada Marketeers.

Soal model investasi dan berapa biaya investasi untuk pabrik perakitan Mazda ini, Ricky belum dapat menyampaikannya. “Saat ini kami sedang sangat serius untuk menjawab persyaratan pemerintah. Rentang waktunya sudah tidak akan lama lagi, tidak sampai setahun,” ujarnya.

BACA JUGA: Bukan Soul Red, Deep Crystal Blue Mica Jadi Hero Colour Mazda CX-60

Setelahnya, Ricky menyebut bahwa pihaknya akan terus memastikan proses bagi mereka untuk menjaga kualitas produksi. Perusahaan juga sedang merancang timeline, mulai dari fase groundbreaking, peresmian hingga produksi pertama.

“Soal investasi, sangat tergantung dengan lokasi yang akan dipilih. Itu semua akan kami buka ketika sudah siap,” lanjut Ricky.

Rakit seri CX

Pada tahap awal, pabrik perakitan Mazda ini akan memproduksi mobil seri CX atau lini SUV Mazda. Mobil jenis SUV atau seri CX memang tengah menjadi salah satu fokus besar dari Mazda.

Terbaru, EMI tengah gencar mengkomunikasikan CX-60 sebagai amunisi baru untuk membuka pasar yang menurut mereka adalah blue ocean market atau pasar yang belum banyak dimasuki oleh para pemain.

BACA JUGA: Junjung Tinggi Kualitas, Kiat Mazda Masuk Pasar Premium Indonesia

Di sini, CX-60 ditawarkan dengan harga Rp 1,1 miliar dengan spesifikasi mesin 3300 cc, 6 silinder inline DOHC dengan turbocharged. Di atas kertas, mesin ini mampu menghasilkan maksimal tenaga hingga 284 ps pada 5000-6000 rpm dan torsi 450 nM pada 2.000-3.500 rpm.

Mobil ini ditunjang juga dengan sistem penggerak All Wheel Drive untuk menunjang tenaga dan torsinya yang besar untuk melibat berbagai medan.

“Penggerak AWD, Dynamic Performance, dan desain kendaraan yang membawa konsep Jinba-Ittai menjadi keunggulan kompetitif dari CX-60 yang segmennya cukup potensial. Kami pun optimistis CX-60 dapat terjual sekitar 30-40 unit per bulannya,” tutup Ricky.

Related

award
SPSAwArDS