Sekadar Bawa Emotional Value, Harga NFT Tweet Pertama Jack Dorsey Anjlok

profile photo reporter Maida Beryl S
MaidaBeryl S
18 April 2022
marketeers article
Harga NFT cuitan pertama Jack Dorsey, salah satu pendiri Twitter, yang terjual senilai US$ 2,9 juta pada tahun 2021 merosot ketika akan dijual kembali. Kini, token non-fungible tersebut hanya ditawar tidak lebih dari US$ 280. Fenomena ini kian menarik. Pasalnya, NFT yang sarat nilai histori ini ternyata kian minim peminat. Apa penyebabnya?
Melihat fenomena ini, CEO Marketeers Iwan Setiawan menilai bahwa NFT harus hidup dengan kemampuan memberikan nilai fungsionalitas kepada pemiliknya. “Masa depan NFT ada pada utilitas fungsional yang terdapat di dalamnya. Pendekatan emosional berbasis fanbase yang mengundang spekulasi harga tidak akan bertahan selamanya,” ujar Iwan.
Hal ini bisa dilihat dari kejadian yang menimpa pengusaha Kripto Sina Estavi. Sina Estavi membeli NFT tweet “just setting up my twttr” pada maret 2021 seharga 1.636 Ethereum atau setara dengan Rp 41 miliar pada saat itu. Pekan lalu, Sina berupaya menjual kembali NFT tersebut melalui lelang yang dibuka dengan harga US$ 48 juta.
Dalam cuitan Estavi, 50% keuntungan dari hasil penjualan penjualan NFT Tweet pertama Jack Dorsey ini akan disumbangkan dalam bentuk amal. Sayangnya, penawaran yang diterima masih jauh dari modal yang dikeluarkan. Ketika lelang ditutup, hanya terdapat tujuh tawaran yang masuk dengan penawaran tertinggi senilai US$ 280 atau Rp 4 juta. 
Setelah lelang ditutup, sejumlah penawaran masih masuk di OpenSea. Berdasarkan pantauan terakhir Marketeers di OpenSea, terjadi kenaikan penawaran pada NFT tersebut dengan tawaran tertinggi senilai US$ 29 ribu. Namun, harga tersebut masih sangat jauh dari harga yang diinginkan Estavi.
Mengutip Coindesk, merosotnya harga yang ditawarkan untuk NFT ini membuat Estavi tidak yakin akan menjual NFT tersebut. Menurutnya, NFT ini hanya dapat dimiliki dengan harga tinggi karena keunikan dan hubungannya dengan perusahaan yang sangat berharga seperti Twitter.
“Batas waktu yang saya tetapkan sudah berakhir, tetapi jika saya mendapatkan tawaran yang bagus, saya mungkin akan menerimanya. Saya mungkin tidak akan pernah menjualnya,” kata Estavi melansir dari laman Coindesk.
Merosotnya nilai NFT Jack Dorsey ini menggambarkan pasar NFT yang berubah dengan cepat. Mengutip catatan Fortune, pasar NFT tumbuh secara signifikan pada tahun 2021, penjualan NFT mencapai US$ 17,7 miliar dengan harga rata-rata NFT berkisar US$ 807,52 pada tahun tersebut. Namun kini, penjualan harian NFT turun 83% sejak akhir Januari. Penjualan kumulatif harian telah turun dari US$ 160 juta pada Januari menjadi US$ 26 juta pada akhir Maret.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related