Sunra Indonesia Investasi Rp 1,9 Triliun untuk Bangun Pabrik di Kawasan Industri Kendal

marketeers article
Sunra Indonesia Investasi Rp 1,9 Triliun untuk Bangun Pabrik di Kawasan Industri Kendal. (Sunra Indonesia)

PT Sunra Asia Pasific Hi-Tech (Sunra Indonesia) berencana melakukan investasi sebesar US$ 120 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun, untuk pembangunan pabrik motor listrik di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Langkah ini menandai iklim investasi dalam negeri yang makin kondusif, terutama pada industri kendaraan listrik, khususnya kendaraan roda dua.

Peletakan batu pertama diresmikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang diwakili oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Indonesia, Taufik Bawazier. Diketahui, Sunra Indonesia telah resmi berinvestasi di pasar Indonesia sejak tahun 2023 lalu, dengan skala investasi terbesar di industri kendaraan listrik roda dua.

BACA JUGA: Dorong SDGs, Uni-Charm Indonesia Resmikan PLTS di 3 Pabrik

“Pembangunan pabrik Sunra di Indonesia penting untuk menjamin kualitas produk dan memberikan layanan purna jual dengan lebih baik,” kata Zhang Chongshun, Chairman Sunra Group dalam laporannya, Minggu (5/5/2024).

Zhang menambahkan pembangunan pabrik Sunra ini juga merupakan bentuk komitmen dan dukungan Sunra Indonesia akan gagasan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan strategi ramah lingkungan dan rendah karbon.

BACA JUGA: BYD Salurkan Investasi Rp 16 T untuk Pembangunan Pabrik di Subang

“Kami berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap program pemerintah dan mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Zhang.

Pabrik Sunra Indonesia yang dibangun di atas lahan seluas 12,7 hektare akan selesai dalam dua tahap, dengan masa konstruksi selama 18 bulan, kemudian pabrik siap beroperasi pada tahun 2025. Pabrik ini dirancang untuk memenuhi kapasitas produksi tahunan dasar mencapai 1 juta kendaraan listrik roda dua setelah beroperasi penuh nantinya. 

Empat proses utama produksi sepeda motor listrik akan dilakukan di pabrik ini, mulai dari pembuatan rangka, pengelasan, pengecatan dan perakitan akhir. Selain itu, akan dilengkapi dengan bengkel motor dan bengkel PACK baterai. 

Pembangunan konstruksi pabrik pada tahap pertama mencapai 100.000-meter persegi. Setelah seluruh pembangunan pabrik selesai, Sunra Indonesia akan secara aktif mengintegrasikan sumber daya rantai pasokan, menciptakan ekologi rantai pasokan, dan memungkinkan lebih banyak produsen pendukung untuk melakukan lokalisasi di Indonesia.

Pembangunan pabrik ini tidak hanya akan menambah investasi dalam negeri, menambah pasokan kendaraan ramah lingkungan, namun juga akan membuka peluang baru bagi terciptanya lapangan kerja terutama bagi masyarakat sekitar. Diperkirakan pabrik dapat menyerap 1.500 tenaga kerja lokal.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related