Tetap Produktif, Ini 5 Tips Menjaga Semangat Kerja Selama Puasa Ramadan

marketeers article
Ilustrasi produktif saat puasa. (Sumber: 123rf)

Memasuki Ramadan 2024, produktivitas karyawan saat bekerja kerap menjadi tantangan yang dihadapi oleh semua perusahaan.

Di sisi lain, perusahaan tetap harus memastikan bahwa target tetap bisa tercapai selama Ramadan di tengah produktivitas karyawan yang kerap menurun saat berpuasa.

Bukan tanpa alasan, hal ini terjadi karena adanya perubahan kondisi fisik, mental, maupun jam kerja yang berubah saat Ramadan.

Memahami kondisi tersebut, -mengutip dari keterangan pers Allianz- dr. Adam Prabata, PhD, seorang dokter, ilmuwan, dan edukator kesehatan membagikan tips agar tetap produktif bekerja selama puasa Ramadan. Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi berbagai tantangan bekerja saat puasa.

BACA JUGA Survei Populix: 75% Muslim RI Pilih Belanja Bahan Makanan saat Ramadan

1. Atur makanan untuk sahur dan berbuka puasa

Hal pertama yang perlu diperhatikan tentu saja jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Pastikan untuk memilih makanan yang bergizi seimbang mencakup karbohidrat kompleks dengan kandungan indeks glikemik rendah.

Selain itu, konsumsi juga makanan dengan kandungan protein rendah lemak yang berasal dari daging, ayam, ikan, telur, susu, serta sayur yang mengandung banyak serat dan buah yang mengandung banyak air, vitamin dan mineral untuk mencegah konstipasi.

Selama di bulan puasa, dr. Adam juga menyarankan untuk menghindari minuamn berkafein seperti kopi, teh, minuman dingin dan minuman bersoda yang akan membuat frekuensi BAK lebih sering hingga meningkatkan risiko dehidrasi.

Kurangi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula dan kadar garam tinggi karena meningkatkan risiko Hipertensi, Diabetes, dan Obesitas.

Kemudian, kurangi makanan dan minuman yang merangsang lambung seperti makanan pedas, asam, kopi dan makanan berlemak seperti gorengan.

BACA JUGA 5 Amalan yang Bisa Dilakukan saat Haid pada Bulan Ramadan

2. Atur waktu minum air putih 

Untuk memastikan tubuh tidak dehidrasi, pastikan memenuhi keburuh cairan saat puasa dengan mengonsumsi setidaknya delapan gelas air mineral per hari. Atur waktu minum air dengan pola 2-4-4 yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas saat malam hari, dan dua gelas saat sahur.

3. Atur waktu minum obat atau suplemen/vitamin

Bagi seseorang yang sedang dalam masa pengobatan dan harus mengkonsumsi obat ataupun terbiasa rutin mengkonsumsi vitamin/suplemen setiap harinya bisa tetap berpuasa Ramadan dengan mengatur waktunya sebagai berikut:

– Obat 1X Sehari diminum saat sahur

– Obat 2X Sehari diminum saat setelah sahur dan setelah buka puasa

– Obat 3X Sehari diminum saat setelah sahur, setelah buka puasa dan sebelum tidur malam

– Suplemen/vitamin D diminum setelah buka puasa

– Suplemen daya tahan tubuh diminum sebelum sahur

– Suplemen/vitamin B kompleks, vitamin C & Zinc diminum setelah sahur

BACA JUGA Tak Cuma Tabur Bunga, Ini 3 Tradisi Unik Ziarah di Indonesia Jelang Ramadan

4. Lakukan olahraga rutin

Selama puasa, pastikan juga untuk tetap melakukan olahraga guna menjaga tubuh tetap bugar. Namun, pilih waktu dan jenis olahraga yang ringan serta tidak membutuhkan banyak energi dan durasi waktu yang lama.

Adapun jenis olahraga yang disarankan seperti yoga, jalan santai/treadmil, pilates, sepeda statis/jarak dekat, jogging, dan sit up/push Up. Anda dapat melakukannya saat sebelum sahur, sebelum buka puasa, dan setelah berbuka puasa atau sebelum tidur.

5. Waktu tidur yang cukup

Kondisi kurang tidur di bulan puasa karena pola tidur yang berubah akibat bangun saat sahur bisa mengganggu kesehatan dan menimbulkan efek mudah mengantuk dan lemas atau kurang fokus pada saat berpuasa.

Untuk mengatasinya, usahakan untuk bisa mengatur waktu tidur yang tetap, teratur dan lebih awal supaya tetap bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup selama 7-8 jam. Hindari aktivitas fisik yang berat sebelum tidur karena akan membuat sulit tidur.

Selain itu atur lingkungan tidur yang nyaman dan mandi air hangat sebelum tidur malam juga bisa membantu agar tubuh bisa lebih rileks, tidur bisa lebih nyenyak dan berkualitas.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related