Digital

Tiga Prediksi Tren Musik di Tahun 2021

Sumber: 123rf

Apapun kondisi dan fenomena yang terjadi dalam kehidupan, musik hampir pasti menjadi bagian di dalamnya. Tentu dengan tren yang berbeda-beda menyesuaikan jaman. Platform musik digital Resso melalui survei berjudul Indonesia Music 2021 Outlook melaporkan tiga prediksi tren musik teratas yang akan terjadi pada tahun 2021.

Christo Putra, Head of Music and Content Resso Indonesia mengatakan bahwa survei yang bekerja sama dengan Provetic ini melibatkan lebih dari 100 responden dari industri musik. Mulai dari musisi, pencipta lagi, produser, dan pelaku musik lainnya.

“Industri musik adalah industri yang akan ada sampai kapanpun. Pertanyaannya, apa yang harus dilakukan pelaku industri ini agar bisa dekat dengan pendengar,” katanya.

Resso merangkum tiga tren musik yang akan terjadi pada tahun 2021. Di antaranya adalah:

\Genre yang lebih beragam

Tahun 2020 disebut-sebut sebagai tahun di mana pendengar musik mengeksplor genre musik lebih luas dari tahun sebelumnya. Hal ini didorong dengan kegiatan yang terpusat di rumah, sehingga banyak orang yang menjadikan musik untuk mengisi waktu luangnya. Hasilnya, pendengar musik kerap mencoba untuk mendengarkan genre baru yang belum pernah didengarkan sebelumnya.

Tahun ini, genre akan menjadi hal yang paling berkembang di industri musik. 20% responden survei meilihat akan terjadinya kolaborasi multi genre yang bisa menciptakan genre baru. Tidak hanya itu, eksplorasi karya yang lebih luas lagi juga akan mempengaruhi penciptaan genre baru.

“Pendengar pun akan jauh lebih eksploratif. Apalagi kini platform music streaming menyediakan fitur Your Daily Mix yang menyatukan genre musik pendengar dengan rekomendasi-rekomendasi baru. Akan ada lebih banyak perkembangan genre musik pada tahun 2021,” jelas Christo.

Platform music streaming berperan penting dalam membangun kolaborasi antara musisi dan pendengar

Peran platform music streaming diperkirakan akan bertambah. Tidak hanya sebagai penyedia hiburan, tapi juga akan bergerak lebih integral untuk mendukung karir musisi lokal.

Resso memberikan contoh dari berbagai programnya yang berhasil menjadi penghubung musisi dan penggemar yang mendapatkan respons besar. Salah satunya adalah konser virtual. Data dari survei mengatakan bahwa 62% responden menyetujui bahwa konser virtual akan menjadi kebiasaan baru di masa depan. Untuk itu, ke depannya kolaborasi musisi dan platform music streaming akan semakin tidak bisa dihindari.

Tidak hanya konser, musisi juga akan semakin memanfaatkan platform ini untuk mempromosikan karyanya. Hasil survei pun mengatakan platform music streaming diharapkan bisa terus mengembangkan fitur dan pengalaman mendengarkan musik.

Pendengar akan semakin minat dengan fitur sosial pada platform music streaming

Musik dan media sosial adalah dua hal yang berjalan beriringan. Bahkan kerap kali musik digunakan untuk cara mengekspresikan diri. Hal ini dilihat dari maraknya kegiatan membagikan musik di media sosial.

Sebanyak 23% responden melihat integrasi platform music streaming dengan media sosial sebagai salah satu faktor yang mendorong preferensi penggunanya. Mereka dapat lebih mudah mengekspresikan musik dan juga mengikuti tren musik yang sedang terjadi.

“Tahun ini akan lebih banyak kreativitas dan kolaborsi yang terjadi di industri musik. Kolaborasi akan menjadi kata kunci yang penting untuk menciptakan musik yang lebih bermakna bagi para musisi dan pendengar,” tutup Christo.

Editor: Ramadhan Triwijanarko

Most Popular








To Top