Accial Capital Kembali Suntikan Dana Segar Untuk Investree

profile photo reporter Estu Maranti
EstuMaranti
16 November 2020
marketeers article
Businessmen are skeptical looking at stock market charts.
Investree, perusahaan fintech lending resmi mendapatkan kucuran dana dari perusahaan modal ventura Accial Capital. Dana sebesar US$ 15 juta tersebut diperuntukkan untuk mendukung pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di tanah air. Dalam hal ini, Accial Capital bergabung menjadi salah satu lender institusi Investree.
Accial Capital sendiri merupakan perusahaan investor yang berfokus pada dampak dan pemanfaatan teknologi pada portofolio pinjaman UKM di negara-negara berkembang seperti Asia Tenggah dan Amerika Latin. Perusahaan ini telah bekerja sama dengan Investree sejak tahun 2017 untuk mendanai subsegmen portofolio UKM atau para borrower Investree.
“Kami terkesan dengan perkembangan dan kemajuan Invetsree sejak tahun 2017. Fasilitas baru ini akan terus menyokong upaya Investree dalam mengatasi kesenjangan kredit pelaku UKM di Indonesia,” kata Michael Sum, Chief Investment Officer Accial Capital.
Fasilitas kredit baru yang dipimpin oleh Accial Capital kali ini akan memberikan pembiayaan kepada lebih banyak UKM Indonesia melalui beragam portofolio pinjalam Investree, termasuk Invoice Financing, Buyer Financing, Working Capital Term Loan, dan Online Seller Financing.
Sementara itu, menurut Co-Founder dan CEO Investree Adrian Gunadi, UKM Indonesia memiliki peran penting dalam mengembangkan perekonomian dengan menyumbang 58% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan setidaknya mempekerjakan 97% dari angkatan kerja.
“Namun banyak UKM terus mengalami kesulitas dalam mengakses pembiayaan. Investree menyediakan solusi keuagnan berbasis teknologi yang mempertemukan lender dan borrower untuk menutup celah kredit tersebut,” pungkas Adrian.
Saat ini, Investree tengah berfokus pada pembiayaan rantai pasokan (supply chain financing) dan mulai mengubah konsepnya menjadi solusi digital bagi UKM. Hingga bulan September 2020, Investree telah memfasilitasi pinjaman Rp 7 triliun kepada 1.429 borrower dan mencatat sekitar 120 lender di platformnya.

Related