Google Uji Coba Program Untuk Halau Penipuan Finansial

marketeers article
Google Uji Coba Program Untuk Halau Penipuan Finansial (FOTO: 123RF)

Google tengah menguji coba program untuk menghalau penipuan finansial yang terjadi di platform Android. Platform Android yang memiliki jumlah pengguna yang besar memiliki kerentanan pada bagian perizinan aplikasi, yang menyebabkan penipu bisa mengakses informasi pribadi pengguna bahkan akses ke keuangan pribadinya.

Program yang diuji oleh Google akan dijalankan melalui Google Play Protect. Sekilas info, Google Play Protect merupakan aplikasi pelindung bawaan dari Google untuk platform Android yang bertugas mengecek apakah aplikasi yang dipasang adalah aplikasi yang aman atau tidak untuk pengguna.

Dalam program ini, Google Play Protect akan menghalau aplikasi-aplikasi yang meminta izin untuk mengakses ranah yang dinilai tidak normal. Contohnya, bila Anda menginstal kalkulator, namun kalkulator yang Anda meminta izin untuk mengakses isi pesan, riwayat telepon, kontak yang disimpan, atau galeri foto pribadi.

BACA JUGA: Google Ungkap Tren Kampanye Ramadan 2024 yang Pemasar Wajib Ketahui

Karenanya, Google Play Protect sedang diuji untuk memblokir aplikasi yang meminta akses untuk membaca pesan pribadi, menerima pesan pribadi, membaca notifikasi yang diterima pengguna, dan aksesibilitas ponsel pintar.

Dilansir dari AndroidAuthority (7/1/2024), alasan mengapa aplikasi yang meminta akses untuk membaca dan menerima pesan akan diblokir, karena biasanya, aplikasi penipuan finansial menggunakan pesan pribadi untuk membaca kode one-time-password (OTP). Kode OTP yang dibaca aplikasi penipu akan digunakan untuk mengambil alih akses keuangan pengguna, kemudian menguras habis rekening pengguna.

Sementara aksesibilitas, biasanya digunakan oleh aplikasi penipu untuk melihat secara utuh apa saja yang dilakukan oleh pengguna dalam smartphone yang digunakan. Artinya, pengguna bisa melihat seluruh informasi pribadi pengguna, termasuk membaca log tombol apa saja yang ditekan untuk menebak kata sandi untuk akses keuangan pengguna.

BACA JUGA: Google Rencana Ubah Nama Bard Jadi Gemini, Ini Detailnya

Google mengatakan uji coba program ini sudah dilakukan di Singapura. Seorang pengguna di Singapura mengaku bahwa aplikasi yang meminta akses ke empat titik akses tersebut langsung diblokir.

Belum ada informasi kapan Google akan menerapkan program penghalau penipuan finansial tersebut ke seluruh pengguna Android.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS