Pameran AKI 2024: Peluang Ekspor Ekonomi Kreatif Lebih Besar

marketeers article
Pameran AKI 2024. Sumber: Dokumentasi AKI 2024

Direktorat Kuliner Kriya Desain dan Fesyen, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) secara resmi memulai rangkaian pelaksanaan Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024. Rangkaian ini total akan diselenggarakan di 12 kota.

Pameran AKI 2024 adalah tahapan setelah fase Bootcamp yang diikuti oleh 410 jenama usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) peserta fase Bootcamp di 12 kota. Pameran AKI merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia.

Melalui pameran AKI 2024, Kemenparekraf berupaya meningkatkan jejaring dan kolaborasi antar pelaku industri kreatif, menginspirasi generasi muda, dan mempromosikan produk kreatif lokal agar dapat bersaing di pasar global. Pameran ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, meningkatkan visibilitas dan apresiasi terhadap produk kreatif lokal melalui berbagai media. 

Dengan memperluas publikasi dan promosi, diharapkan produk-produk kreatif lokal dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.

BACA JUGA: Ratusan Pelaku Ekraf Ikuti Tahap Bootcamp AKI 2024

Kedua, memfasilitasi kolaborasi antara pelaku industri kreatif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan komunitas kreatif. Hal ini diharapkan dapat menciptakan jejaring yang kuat dan mendukung pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.

Selanjutnya, menginspirasi dan mendorong generasi muda untuk berinovasi dan terlibat dalam ekonomi kreatif. Dengan memberikan contoh sukses dan ruang untuk berkreasi, harapannya pameran AKI dapat menjadi sumber motivasi bagi para pemuda. Terakhir, mendorong penguatan ekonomi nasional melalui peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dan perluasan akses pasar.

Tema pameran AKI 2024 adalah “Apresiasi Kreasi Indonesia 2024, Bukan Cuma Lokal tapi Mendunia.” Pemilihan tema ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mendukung produk lokal agar dapat bersaing di pasar global.  Sandiaga Uno, Menparekraf menargetkan kontribusi sektor ekonomi kreatif khususnya dari sisi ekspor dapat mencapai US$ 25-28 miliar pada tahun ini demi mendorong terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

BACA JUGA: CCE X Bappenas X Kemenparekraf RI Berdayakan Empat Wilayah Wisata

“Nilai tambah ekonomi kreatif tahun 2023 telah menembus Rp 1.415 triliun, di atas target Rp 1.300 triliun. Tetapi, kita punya PR di nilai ekspor ekonomi kreatif yang sebenarnya memiliki peluang yang lebih besar,” kata Sandiaga Uno dalam keterangan resmi yang dikutip Marketeers pada Rabu (5/6/2024).

Pameran AKI 2024 dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik. Pertunjukan musik akan menjadi salah satu daya tarik utama pameran ini, dengan penampilan musisi terkenal seperti Nadhif Basalamah di Bekasi, Petra Sihombing di Denpasar, dan Ronny Parulian di Toba. Selain itu, pameran tersebut juga akan menampilkan fashion show dan live cooking yang akan memperlihatkan kekayaan kuliner dan fashion Indonesia.

Dengan mengikuti Pameran AKI 2024, pelaku industri kreatif diharapkan dapat meraih berbagai manfaat. Pertama, harapannya pameran ini dapat meningkatkan nilai transaksi dan eksposur produk mereka. 

Kedua, dapat memperluas jaringan dan kolaborasi dengan pelaku industri lainnya. Dengan berinteraksi dan bekerja sama dengan pelaku industri lainnya, diharapkan tercipta sinergi yang positif.

Ketiga, memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pelaku industri kreatif untuk terus berinovasi. Melalui berbagai kegiatan dan contoh sukses yang ditampilkan, diharapkan pelaku industri kreatif dapat terus mengembangkan ide-ide baru.

Terakhir, pameran AKI 2024 diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Dengan mempromosikan produk mereka di pameran ini, diharapkan pelaku industri kreatif dapat menarik minat pembeli dari luar negeri.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related