Patah Hati Bisa Bikin Depresi, Cegah dengan 4 Cara Ini

marketeers article
Ilustrasi patah hati (Foto: 123rf)

Patah hati sering kali menyisakan kesedihan, kesepian, bahkan kemarahan. Jika perasaan ini terus dibiarkan berlarut-larut, tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan gangguan mental seperti depresi.

Melansir Hello Sehat, hal itu mungkin saja terjadi karena saat putus cinta atau kehilangan orang tercinta, tubuh akan lebih banyak melepaskan kortisol dan adrenalin. Hormon inilah yang bisa menyebabkan stres dan mengacaukan suasana hati Anda.

Ciri-ciri depresi karena putus cinta sama dengan gejala depresi pada umumnya. Pengidapnya merasakan sedih, hampa, dan putus asa hampir sepanjang hari, bahkan kehilangan semangat, energi, juga motivasi untuk beraktivitas.

BACA JUGA: Mengalami Relapse setelah Putus Cinta? Ini Cara Mengatasinya

Orang yang mengalami depresi usai patah hati juga cenderung mudah marah dan tersinggung, sulit berkonsentrasi, hingga menarik diri dari lingkungan sosial. Bahkan pada kasus yang cukup parah, bisa muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

Agar hal-hal tersebut tidak terjadi, ada baiknya Anda melakukan sejumlah cara ini untuk mencegah depresi setelah patah hati:

Jangan Mencari Tahu Tentangnya

Membatasi kontak seminimal mungkin dengan mantan adalah langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk mencegah depresi karena putus cinta. Jangan pernah mencari tahu tentangnya lagi, baik dalam bentuk stalking media sosial atau bertanya pada temannya.

Jangan Bandingkan Proses Move On

Jangan pula membanding-bandingkan proses move on Anda dengan mantan, sebab tiap orang punya cara untuk melupakan yang berbeda. Cukup fokus pada diri sendiri dengan memastikan bahwa perasaan Anda hari ini lebih baik daripada hari-hari sebelumnya.

BACA JUGA: Waspada! Kebanyakan Tidur Bisa Jadi Pertanda Depresi

Cari Dukungan dari Orang Lain

Saat Anda mulai merasakan kesedihan, jangan ragu untuk menceritakannya pada orang-orang terdekat atau bahkan profesional. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa sendirian dan bisa mendapatkan dukungan moral.

Jangan Langsung Cari Pengganti

Mencari dukungan dari orang lain bukan berarti Anda harus mencari pasangan lagi. Justru, usahakan untuk tidak terburu-buru mencari “pengganti” meskipun mantan Anda sudah memiliki kekasih baru. Satu hal yang perlu Anda lakukan adalah menenangkan diri terlebih dahulu.

Itulah sejumlah cara untuk mencegah depresi akibat patah hati. Jika perasaan Anda tak kunjung membaik, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Semoga bermanfaat!

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS