Pertahankan Loyalitas Pelanggan, Pemasar Bisa Siapkan Penawaran Unik

marketeers article
Ilustrasi penawaran unik bisa jadi daya tarik untuk pelanggan. (FOTO: 123rf)

Penawaran unik yang dijadikan daya tarik produk bagi pelanggan perlu dibuat oleh pengusaha. Pasalnya, Anda perlu menyadari untuk berkembang dengan baik, usaha perlu berbeda dari pesaing. 

Namun, tentu tidak semua pembeda bisa menjadikan usaha makin baik. Percuma bila sekadar berbeda, tapi pembeda itu harus dianggap penting oleh pelanggan. 

Bayangkan bila ada pedagang nasi goreng yang berusaha membedakan diri dalam penyajian. Dari yang tadinya memakai piring, jadi memakai daun.

Memang berbeda, tapi sama sekali tidak penting dan berguna. Bukannya meraup untung, bisa jadi malah dianggap aneh dan justru ditinggalkan pelanggan. Sebab itu, pembeda yang benar-benar relevanlah yang perlu dipertimbangkan.

Sebagai contoh penawaran unik, supaya bisa menarik lebih banyak pelanggan dan menghasilkan keuntungan usaha yang lebih besar, Anda dapat mencoba untuk menawarkan diskon kepada pelanggan.

BACA JUGA: Faktor Pembeda Jadi Strategi Kreatif Pemasaran, Tapi Tidak Melulu Soal Produk

Selain diskon, Anda juga bisa memberikan gratis biaya kirim, atau cashback untuk jumlah pembelian tertentu, yang terbukti saat ini mampu menarik lebih banyak pelanggan. Selain itu, bisa juga diskon perkenalan untuk pelanggan baru, seperti penawaran beli dua produk dapat satu produk gratis, atau bungkus kado gratis untuk dua pembelian pertama.

Cara ini cukup ampuh dalam menarik orang-orang yang mungkin belum pernah mendengar atau mengenali merek Anda. Bisa juga dengan menawarkan layanan lain untuk pelanggan yang telah melakukan pembelian.

Anda bisa mencari tahu apa yang biasanya pelanggan beli, dan kemudian menghubungi kembali dengan cara memberikan diskon khusus. Misalkan menawarkan diskon khusus bulan Ramadan atau memberikan program loyalitas atau membership. Pasalnya, mempertahankan pelanggan yang sudah ada bisa menjadi cara yang bagus buat Anda dalam mempertahankan loyalitas.

Mengutip isi buku “9 Jurus Jitu Pemasaran UKM WOW!”, pembeda harus mampu menarik pelanggan dan membuat usaha unggul di tengah persaingan. Namun, tentu saja pembeda tersebut harus sesuai dengan kemampuan yang Anda punya.

BACA JUGA: Hermawan Kartajaya: Masuk Tahun Politik, Polri Harus Perhatikan Tiga Hal

Pada titik ini, Anda akan tersadar bahwa pembeda perlu dikaitkan dengan segmentasi, targeting, dan positioning. Semua diferensiasi atau pembeda dari usaha sebaiknya memang dapat memenuhi kebutuhan, keinginan, harapan dan persepsi, atau bahkan impian dan kegelisahan pelanggan.

Kesimpulannya, jangan lupa kalau pembeda ini harus selaras dengan positioning yang Anda tetapkan sebelumnya. Sebab, sering kali Anda berusaha kreatif, tapi justru lupa dengan positioning usaha.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS