Communication

Prasmul Day 2020 Gaungkan Era Pembelajaran Baru

Universitas Prasetiya Mulya

Presiden Joko Widodo telah mengungkapkan kekhawatirannya perihal posisi transformasi digital Indonesia yang tergolong rendah dibandingkan negara lain. Menurut Presiden, ketertinggalan tersebut dapat tersusul dengan mencetak sumber daya manusia (SDM) bertalenta digital.

Untuk menyanggupi amanat tersebut, SDM tanah air harus memiliki ilmu mumpuni di bidang sains dan teknologi. Kemampuan ini juga harus terbungkus dalam keterampilan serta mindset kewirausahaan. 

Djisman Simandjuntak, Rektor Universitas Prasetiya Mulya menyatakan bahwa perubahan peradaban manusia selalu ditandai dengan teknologinya, dari zaman batu, perunggu, emas, dan kini bytes

“Untuk menghadapi ini, kita mengandalkan generasi baru dalam peradaban engine of adjustment. Mutu manusia hanya bisa meninggi jika generasi masa depan memiliki sumber daya yang lebih tinggi dari masa sebelumnya,” jelas Djisman.

Selain perkembangan teknologi, tantangan dunia industri juga datang dari mewabahnya coronavirus disease pada tahun 2019. Dengan sangat cepat, virus ini menyebar di belahan dunia dan menelan banyak korban. Hidup dengan kondisi new normal, Gen Z akan memasuki era kerja yang jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. 

Beragam profesi pun membutuhkan critical thinking, multitasking, creativity demi menjalankan keberlangsungannya. Ketidakpastian industri dan opsi profesi yang terus berkembang menuntut pembelajaran yang up-to-date, future-oriented, dan sustainable.

Melihat kondisi tersebut, Universitas Prasetiya Mulya membantu mengendalikan arus teknologi cerdas dengan mengantisipasi keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Universitas ini pun bekerja sama dengan para pemimpin, serta memberi peluang pendidikan pada karyawan bertanggung jawab. 

“Di sini kami melakukan pendekatan pengajaran yang mendorong individu mengembangkan berbagai keterampilan teknis namun tetap humanis. Nilai-nilai empati, imajinasi, dan pemikiran kritis ini yang tak tergantikan oleh mesin,” ujar Agus. W Soehadi, Wakil Rektor I Bidang Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya.

Pembekalan ilmu yang modern dan applicable terus dikedepankan agar siap menghadapi industri ketika lulus. Selain, entrepreneurial mindset, mahasiswa akan terbiasa untuk berpikir di luar comfort zone, mengambil kesempatan, dan beradaptasi terhadap segala kemungkinan, termasuk perubahan di industri. 

Karena itu, Think Limitless menjadi satu perspektif dan cara belajar baru di masa ini untuk beragam aspirasi karier mahasiswa, baik sebagai pengusaha berbasiskan teknologi, engineer dengan pemahaman bisnis, maupun profesional dengan skill yang komprehensif.

Untuk memperlihatkan realita industri kepada generasi penerus bangsa, Universitas Prasetiya Mulya menghadirkan kembali ajang tahunan Prasmul Day. Berlangsung pada 10-16 Agustus 2020, ajang virtual ini mengangkat tema Think Limitless untuk memacu potensi pelajar SMA dalam menghadapi ketidakpastian masa depan. Hal ini diwujudkan melalui ekosistem pembelajaran yang modern, suportif, dan future-oriented. 

Khususnya bagi calon mahasiswa angkatan tahun 2021, mereka dapat berkenalan dengan kampus Prasetiya Mulya. Di ajang ini, pihak kampus menampilkan program hingga student-life, dalam platform website yang seru dan interaktif. 

MARKETEERS X








To Top