Rehat di Bandara Kini Menjadi Tren Global

profile photo reporter Saviq Bachdar
SaviqBachdar
21 Juni 2018
marketeers article
Bandara kini tidak hanya sebagai tempat transit dari dan menuju destinasi kota yang dituju. Kini, banyak bandara internasional yang berlomba-berlomba menawarkan fasilitas yang membuat pelancng betah berlama-lama. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan tempat rehat di berbagai bandara dunia.
Priority Pass, program pertama yang menawarkan pengalaman rehat di bandara (airport experiences program) mengumumkan bahwa para anggotanya kini dapat mengakses lebih dari 1.200 ruang tunggu (lounge), restoran dan spa di seluruh dunia. Saat ini, layanan Priority Pass dapat dirasdakan di 500 lebih kota dan 143 negara.
Pihak perusahaan dalam siaran persnya mengatakan, Priority Pass telah menambah 141 ruang tunggu baru ke dalam jaringannya selama Juni 2017 hingga Juni 2018. Hal itu dilakukan demi melayani lonjakan permintaan dari para wisatawan terhadap pengalaman bersantai di bandara.
Di samping bertambahnya jumlah ruang tunggu, Priority Pass juga melansir 34 restoran, spa dan tempat bersantai yang dapat diakses layaknya ruang tunggu. Dengan demikian, pilihan rehat bagi oara anggota semakin bertambah ketika berada di bandara.
Kevin GoldmintzExecutive Vice-President  Asia Pasifik Collinson, pengelola program Priority Pass mengatakan, tahun ini menjadi pertumbuhan penting bagi program Priority Pass di Asia Pasifik. Perusahaannya juga menjalin kemitraan baru untuk memperkuat layanan bagi para anggota yang terbang menuju, keluar dan di dalam Asia Pasifik.
“Kami terus meningkatkan dan mengembangkan portofolio layanan Priority Pass agar lebih baik lagi memenuhi kebutuhan para anggota,” terang dia.
Priority Pass telah mencatat pertumbuhan penting di seluruh dunia. Di Asia Pasifik, ada 64 ruang tunggu baru masuk ke dalam jaringan mereka. Peningkatan terbesar terjadi di Australia. Para anggota dapat menikmati ruang tunggu di bandara Adelaide dan Melbourne untuk pertama kalinya. Selain itu, mereka juga bisa menikmati akses ke ruang tunggu tambahan di Terminal 2 Bandara Sydney.
Di sisi lain, sampai saat ini, ada 48 ruang tunggu baru yang ditambahkan ke dalam jaringan Priority Pass di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, termasuk sejumlah ruang tunggu baru di Rusia. Sejumlah penambahan penting ialah Kandinsky Lounge di Moscow Sheremetyevo, bandara terbesar dan tersibuk di ibu kota Rusia itu. Adapula Primeclass Lounge yang bergengsi di Muscat International Airport terbaru di Oman.
Di Amerika Utara, ada 27 ruang tunggu baru, termasuk Virgin Atlantic Clubhouse di Los Angeles. Selain itu, perusahaan menjalin kerja sama eksklusif di Miami International bersama Air Margaritaville di mana anggota dapat menikmati kuliner dan minuman khas Miami di suasana yang santai.
Editor: Sigit Kurniawan

Related