Selamat Tinggal BlackBerry Messenger

profile photo reporter Annisa Bella Syana.S.
AnnisaBella Syana.S.
19 April 2019
marketeers article
KRIVOY ROG, UKRAINE FEBRUARY 9, 2016: iPhone 5s with Blackberry messenger app for iOS.
Persaingan layanan instan messaging telah usai bagi BlackBerry Messanger (BBM) di Indonesia. Emtek Grup sebagai payung bisnis BBM di Indonesia secara resmi menghentikan layanan BBM per 31 Mei 2019.
Poster pengumuman perpisahan dari BBM tersebar luas di jejaring media sosial. Poster dengan ikon khas BBM ini bertuliskan pesan perpisahan, “Time to say goodbye. BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019. Terimakasih sudah menjadi bagian dari perjalanan BBM di Indonesia.”
Persoalan loyalitas pengguna menjadi maslaah utama yang dihadapi BBM di Indonesia. Dilansir dari Crackberry, BBM kesulitan mempertahankan loyalitas pengguna lama mereka ataupun memperoleh pengguna baru di Indonesia.
“Kami bangga dengan pencapaian kami hingga hari ini. Namun, tak dipungkiri jika industri teknologi begitu dinamis. Terlepas dari apa yang telah kami upayakan, pengguna telah berpindah ke platform lain, dan sulit bagi kami untuk mendapatkan pengguna baru,” demikian pernyataan yang dilansir dari Crackberry.
Sebelumnya, BBM sempat melakukan berbagai inovasi fitur-fitur baru, seperti meluncurkan stiker di laman pesan ataupum panggilan video. Komunikasi pemasaran juga aktif dilakukan, baik secara online maupun offline. Sayangnya, hal ini belum mampu menyelamatkan eksistensi bisnis BBM di Indonesia. BBM yang dulu diganderungi para pengguna tergeser oleh kompetitor mereka sekelas Facebook melalui WhatsApp, LINE, atau pun Telegram.
Editor: Sigit Kurniawan

Related