5 Tips Bangun Positioning Agar Merek Baru Bisa Tangguh Berkompetisi

marketeers article
market leader | sumber: 123rf

Sebuah perusahaan yang memiliki mimpi untuk bisa menjadi market leader tentu tidak seperti membangun candi yang dapat terjadi dalam satu malam, ia membutuhkan perencanaan yang matang dan kerja keras, termasuk mempelajari tips membangun positioning yang benar. 

Imbalan yang diterimanya pun bukan sembarangan. Produk dari market leader umumnya selalu menjadi top-of-mind di benak pelanggan. Perusahaan tersebut mampu mendominasi pasar, bahkan mempengaruhi harga. 

Tak heran jika market leader yang mampu mempertahankan posisinya akan sulit untuk disenggol oleh pesaingnya. Perusahaan tersebut sudah memiliki seluruh sumber daya yang dibutuhkan.

Berikut telah Marketeers lansir dari Entrepreneur mengenai 5 tips positioning perusahaan bisa tangguh dalam berkompetisi hingga bisa menjawab ambisi untuk menjadi market leader.

1. Targetkan produk niche market

Menjadi market leader tentu memiliki banyak tantangan, terutama dari para kompetitor.

Dibanding bersaing dalam pasar penuh persaingan dengan menjual produk yang sudah banyak dijual oleh kompetitor, ada baiknya untuk lebih memilih produk/layanan yang spesifik dengan menyasar niche market. 

Semakin kecil pasar yang Anda sasar, tanpa ada persaingan ketat, maka akan semakin mudah untuk Anda menjadi market leader.

BACA JUGA: Niche Marketing: Garap yang Kecil, Berpotensi Untung Besar!

2. Jadilah purple cow

Meskipun sudah menyasar niche market, kemungkinan Anda untuk memiliki pesaing tentu masih ada, tak mungkin dihilangkan. Oleh karena itu, jadilah berbeda. Bangunlah bisnis yang menawarkan produk yang memiliki diferensiasi dan keunikan dibanding produk lainnya.

Purple cow ini merupakan salah satu konsep yang dikembangkan Seth Godin dalam bukunya yang berjudul Purple Cow: Transform Your Business by Being Remarkable. 

Kunci kesuksesan dari sebuah produk adalah produk harus menjadi stand out from the crowd. Ini berguna agar produk Anda lebih mudah diingat dan memberikan customer experience yang lebih dibanding pesaing. 

Bisnis yang telah berhasil melakukan strategi ini adalah Apple yang sejak awal berfokus pada design dan user experience. Ini memberikan reputasi lebih bagi Apple hingga saat ini dapat terus dicintai oleh pelanggan setianya

3. Jangan tunggu sempurna, eksekusi dan iterasi!

Ketika Anda menciptakan sebuah produk, janganlah menunggu sempurna untuk meluncurkannya. Hal terpenting dari product launch adalah dengan memulai eksekusi dan lakukan iterasi. 

Perlu diingat bahwa produk apapun yang Anda ciptakan tidak akan pernah langsung sempurna. Maka dari itu, ketika Anda telah meluncurkan produk Anda ke pasar, cobalah untuk mendengarkan opini mereka dan pertimbangkan setiap keinginan, kebutuhan, dan ketertarikan mereka.

Dari feedback tersebut, jadikan itu sebagai bahan Anda mengevaluasi, memperbaiki, dan menyempurnakan produk Anda. Inilah yang disebut iterasi. 

Lakukanlah serangkaian tahapan ini secara cepat, sehingga ini dapat membuat Anda dua langkah di depan para pesaing Anda. Keseluruhan konsep ini juga dapat disebut dengan proses design thinking. 

BACA JUGA: 5 Strategi Jitu Sukseskan Product Launch Campaign

4. Fokuslah pada kepuasan pelanggan

Pelanggan di era modern saat ini sudah memegang kendala. Media sosial dan berbagai teknologi semakin memperkuat daya tawar pembeli yang mampu memberikan pengaruh yang besar bagi merek.

Berdasarkan riset dari Zendesk menyebutkan bahwa 90% responden mengatakan bahwa ulasan positif sangat mempengaruhi keputusan pembelian, dan 85% responden setuju bahwa ulasan negatif memberikan persepsi negatif pada produk, sehingga juga berpengaruh pada keputusan pembelian.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk selalu memperhatikan kualitas produk. Produk yang berkualitas mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, bahkan menjadikannya pelanggan loyal.

Dalam konsep customer path 5A yang dikembangkan Hermawan Kartajaya, tahapan advocate dapat terjadi jika pelanggan sudah sangat puas dan loyal, maka mereka akan merekomendasikan produknya kepada sesama.

Secara tidak langsung, pelanggan Anda akan menjadi brand ambassador bagi perusahaan Anda secara sukarela. Ini juga akan membangun brand image dan reputation dari produk Anda.

5. Berinvestasi pada marketing

Marketing penting untuk menjangkau pelanggan Anda dan membangun brand awareness. Dalam buku Marketing 4.0: Moving from Traditional to Digital yang ditulis oleh tokoh marketing dunia, yaitu Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan, setidaknya terdapat empat strategi marketing yang sangat relevan untuk bisnis di tahun 2023 ini.

Strategi yang dielaborasikan dalam buku tersebut antara lain human-centric marketing, content marketing, omnichannel marketing, dan engagement marketing. 

Anda bisa memilih strategi apa yang paling sesuai dengan produk Anda. selain itu, Anda juga dapat mengkombinasikannya untuk mendapatkan target yang diinginkan. 

Tunjukkanlah juga kreativitas marketing Anda pada pelanggan sebagai daya tarik mereka untuk mulai melirik produk Anda. 

Itulah 5 tips positioning yang perlu Anda lakukan untuk menjadi market leader. Cobalah memulainya satu per satu dan buatlah perencanaan beserta timeline yang matang. Bangun manajemen yang baik agar perusahaan dan merek Anda mampu mencapai kasta tertinggi dalam peta persaingan pasar. 

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

BACA JUGA: Market Development: Cermat Temukan Peluang dan Potensi Pasar Baru

Related

award
SPSAwArDS