Investree Catat Kenaikan Lender Perempuan Hingga 55%

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
08 Maret 2022
marketeers article
Investree mencatatkan pertumbuhan lender sebesar 38% secara year-on-year (yoy). Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan pendanaan melalui fintech lending. Menariknya lagi, perusahaan menemukan adanya kenaikan lender perempuan sebesar 55% yoy sejak tahun 2020 hingga tahun 2021.
Sepanjang tahun lalu, terdapat 2.948 lender perempuan yang aktif mendanai berbagai macam produk pendanaan Investree mulai dari pendanaan pinjaman, reksa dana, maupun Surat Berharga Negara Elektronik (e-SBN). Hal itu menunjukkan ketertarikan juga kesadaran perempuan di Indonesia untuk menambah imbal hasil melalui aktivitas pendanaan sudah semakin tinggi dan diimplementasikan pada platform alternatif berbasis digital.
Dan, pada peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret tahun ini, Investree mengapresiasi kontribusi para lender perempuan dalam keterlibatan mereka. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya memajukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM).
“Tren pendanaan oleh perempuan kian meningkat diikuti beragamnya layanan yang dapat diakses secara mudah dan cepat seperti aplikasi mobile Investree for Lender. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan perempuan tertarik melakukan pendanaan adalah variasi instrumennya,” ujar Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi.
Investree menawarkan beberapa instrumen yang memungkinkan lender memilih. Mulai dari mendanai pinjaman, berinvestasi reksa dana, atau membeli e-SBN. 
Tak hanya di Indonesia, Investree pun berusaha memperkuat kontribusi lender perempuan dengan berekspansi ke luar negeri. Filipina dan Thailand menjadi negara setelah Indonesia yang dipilih untuk memperluas edukasi dan literasi tentang pendanaan melalui fintech lending kepada masyarakat.
Investree berencana fokus pada perempuan di tahun 2022. Untuk konsentrasi mereka pada tahun ini Investree mempersiapkan banyak kegiatan seperti webinar, talkshow, hingga workshop guna memperkaya pengetahuan masyarakat, khususnya perempuan mengenai pendanaan.
Pengetahuan bagi perempuan mengenai pendanaan ini menjadi penting karena dapat menjadi cara untuk mereka menumbuhkan pendapatan. Berinvestasi atau melakukan pendanaan sangat bermanfaat untuk mewujudkan tujuan jangka panjang yang mungkin dimiliki oleh seorang perempuan sebagai roda penggerak ekonomi keluarga. Dan mendanai melalui platform fintech lending bisa menjadi alternatif atau solusi bijak.

Related