5 Tips Beli Emas Batangan untuk Investasi yang Aman dan Anti Rugi

marketeers article
Ilustrasi. (Sumber: 123rf)

Emas batangan menjadi salah satu bentuk investasi yang cukup populer di berbagai kalangan masyarakat. Emas dinilai menjadi aset yang relatif stabil dan aman di tengah fluktusasi ekonomi.

Namun, agar pembelian emas batangan bisa membrikan imbal balik sesuai dengan yang diharapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini beberapa tips saat beli emas batangan, dilansir dari laman Galeri24.

1. Tentukan Tujuan Berinvestasi

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli emas batangan adalah menentukan tujuan investasi emas batang. Pertimbangkan tujuan keuangan dalam berinvestasi, preferensi risiko, dan ketersediaan dana.

BACA JUGA Heboh Emas Palsu, Manajemen Antam Beri Penjelasan

Pastikan untuk mengidentifikasi tujuan dengan jelas dan menetapkan target jangka pendek dan panjang. Setelah itu, Anda perlu mengembangkan rencana investasi yang sesuai untuk mencapai tujuannya.

Rencana investasi harus mencakup strategi investasi yang akan digunakan dan jenis aset yang akan diinvestasikan.

2. Mengetahui Tingkat Kemurnian Emas

Setelah menentukan tujuan investasi, pastikan Anda memahami tentang tingkat kemurnian emas. Kemurnian emas batangan merupakan persentase jumlah emas murni yang terkandung di dalamnya.

Kadar kemurnian emas batangan ini penting untuk dipahami agar dapat melakukan perhitungan harga yang tepat.

3. Tentukan Ukuran Emas 

Ukuran emas batangan dapat berbeda-beda, dengan nilai yang berbeda pula. Sebab itu, sebelum membeli emas penting untuk menentukan ukuran emas batangan yang akan dibeli sebelum berinvestasi. Ada tiga hal yang harus diperhatian di sini, di antaranya:

Pertama, pembeli harus memahami bahwa ukuran emas batangan akan memengaruhi harga. Semakin besar ukuran emas batangan, semakin mahal harganya. Emas batangan berukuran lebih kecil, misalnya 1 gram, akan lebih murah dibandingkan dengan yang berukuran 100 gram.

Kedua, ukuran emas batangan juga memengaruhi kemudahan penyimpanan. Ukuran yang besar, misalnya 500 gram, akan lebih sulit untuk disimpan dan dipindahkan. Sedangkan ukuran yang kecil, seperti 1 gram, lebih mudah disimpan dan dipindahkan.

BACA JUGA Bawa Pengalaman Berbeda, Laku Emas Resmikan Butik di Bekasi

Ketiga, ukuran emas batangan akan mempengaruhi seberapa mudahnya untuk dijual kembali. Dengan ukuran yang kecil, misalnya 0,5 gram, emas batangan dapat dengan mudah dijual kembali kepada investor lain.

4. Pastikan Tempat yang Aman untuk Penyimpanan 

Emas batangan merupakan bentuk investasi yang cenderung lebih aman dibandingkan dengan investasi lainnya. Karena itu, pastikan Anda memiliki tempat penyimpanan yang aman dan terlindungi dari perampokan atau kerugian lainnya.

Salah satu cara terbaik adalah menyimpan emas di lembaga keuangan atau di lembaga penyimpanan emas. Ini akan memastikan bahwa emas terlindungi oleh sistem keamanan yang kuat dan berfungsi sebagai garansi untuk investasi Anda.

5. Beli Emas saat Harganya Turun

Terakhir, usahakan untuk beli emas batangan saat harganya turun. Karena, harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu. Sehingga, dengan membelinya saat harganya sedang rendah, Anda berkesempatan untuk menjualnya nanti dengan harga yang lebih tinggi.

Selain itu, emas batangan juga merupakan investasi yang aman dan aman dari inflasi. Nilainya tidak bergantung pada kurs mata uang atau kondisi pasar saham. Ini berarti bahwa nilainya tidak akan terpengaruh oleh fluktuasi ekonomi.

Di sisi lain, emas batangan juga dapat menjadi investasi yang menarik karena nilainya relatif stabil. Dengan kata lain, nilainya tidak akan turun dengan drastis dalam waktu singkat.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related

award
SPSAwArDS